Magis Guardiola di Liga Champions Mulai Luntur

Josep Guardiola (Reuters/Carl Recine)
12 April 2018 05:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTER — Josep “Pep” Guardiola pernah memiliki masa-masa indah di Liga Champions bersama Barcelona. Pelatih berjuluk Filsuf tersebut dua kali mengangkat trofi Liga Champions dalam kurun waktu kurang dari empat tahun membesut Barcelona.

Namun, tuah Pep di Lga Champions seolah menghilang sejak pindah ke Bayern Munchen dan Manchester City. Selama tiga musim bersama Bayern, Pep gagal mengangkat trofi ketiganya di Liga Champions sebagai pelatih. Dia juga gagal kembali menambah koleksi titel di kompetisi antarklub paling mahsyur Eropa ini dalam musim keduanya bersama City.

Yang menyakitkan, tim polesan Guardiola selalu menelan kekalahan dalam dua leg di perempatfinal melawan Liverpool. Setelah kalah 0-3 pada leg pertama di Anfield, Raheem Sterling dkk. tumbang di markas sendiri dengan skor 1-2.

Guardiola diusir Antonio Mateu Lahoz ke tribune penonton pada pertandingan leg kedua karena bersitegang dengan sang wasit. Itu terjadi karena Guardiola protes ketika Lahoz menganulir upaya pemain City, Leroy Sane, untuk mencetak gol karena dianggap dalam posisi offside.

“Saya tidak mencercanya [Lahoz], saya sangat sopan, saya mencoba membenarkan. Namun Lahoz pria yang spesial, dia suka tampil beda, agar dia terlihat spesial,” ketus Guardiola, seperti dilansir Reuters.

Pelatih berdarah Catalan ini pun hanya bisa mengelus-elus kepalanya sambil tertunduk ketika Liverpool mampu membalikkan kedudukan. Hasil ini membuat City telah menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi, dengan total kemasukan delapan gol! “Tentu selama 11 bulan Anda punya perjalanan naik-turun,” imbuhnya.