Berubah! PSIM Jogja Jadi Tuan Rumah Lebih Dulu Lawan PSS Sleman

Jadwal Derby DIY terbaru - Istimewa
23 April 2018 17:25 WIB Jumali Indonesia Share :

Solopos.com, JOGJA - Perubahan terjadi di laga PSIM Jogja melawan PSS Sleman pada putaran pertama Liga 2 Indonesia. Hal itu diketahui setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi mengirim surat elektornik ke PSIM maupun PSS.

Surat elektronik itu dikirim pada Sabtu (21/4/2018) malam WIB. PT LIB menyatakan PSIM akan menjadi tuan rumah lebih dulu saat melawan PSS. Padahal pada jadwal sebelumnya, PSS yang akan menjadi tuan rumah lebih dulu yakni di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 26 Juli 2018 mendatang.

"Ada perubahan jadwal memang. Derby putaran pertama jadinya digelar di Stadion Sultan Agung Bantul. PSIM akan menjadi tuan rumah. Hal ini tidak masalah. Karena sebelumnya sudah ada pertemuan suporter terkait hal ini," kata Ketua Panpel PSIM Wendy Umar Senoaji kepada Harianjogja.com, Minggu (22/4/2018) malam.

Hal sama terkait dengan perubahan jadwal juga diungkapkan oleh Manajer PSS Sleman, Sismantoro. "Betul ada perubahan. Kami mengikuti saja," ujar Sismantoro terpisah.

Menurut Wendy, dengan adanya perubahan tersebut, artinya ada perubahan jadwal PSS di putaran kedua. Jika mengacu jadwal semula, PSIM akan menjamu PSS di putaran kedua, maka artinya PSS akan melakoni empat pertandingan away secara berturut turut.

"Untuk itu PT LIB melakukan perubahan, PSS akan menjamu PSIM pada Rabu, 10 Oktober 2018 sesudah mereka menjalani laga away ke Semeru dan Blitar United. Usai melawan PSIM mereka akan menjalani laga melawan PS Mojokerto," tandas Wendy.

Wendy mengungkapkan saat ini pihaknya memilih fokus mempersiapkan jalannya laga kandang pertama melawan Pakindo Mojokerto Putra, 1 Mei 2018 mendatang. Sebab, sesuai dengan jadwal PSIM akan melawan tim asal Jawa Timur itu malam hari.

Padahal, selama ini rekomendasi kepolisian semua laga kandang PSIM digelar pada pukul 14.00 WIB. "Untuk itu kami akan koordinasi lagi dengan pihak kepolisian. Kami juga lampirkan jadwal terbaru dalam pengajuan izin nantinya," ucapnya.