Bale & Isco Moncer, Zidane Malah Pusing

Zinedine Zidane (Reuter/Sergio Perez)
13 Mei 2018 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MADRID — Sekitar 13 hari sebelum final Liga Champions, Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, justru dibuat pusing tujuh keliling.

Pelatih berpaspor Prancis tersebut mengaku kesulitan menentukan line-up yang akan diturunkannya melawan Liverpool pada partai puncak turnamen paling elite di Eropa tersebut di Kiev, Ukraina, 26 Mei 2018 nanti. Itu karena beberapa pemain yang semula jarang mengisi starter tampil brilian belakangan ini. Terutama Gareth Bale dan Isco.

Dua pemain Madrid tersebut menjadi inspirator kemenangan Madrid melesakkan setengah lusin gol ke gawang Celta Vigo, Minggu (13/5/2018) dini hari WIB. Bale dan Isco membawa Madrid tampil memikat, di mana masing-masing mencatatkan namanya di papan skor.

Bale bahkan melesakkan brace pada jornada ke-37 Liga Spanyol tersebut. Gol kedua Bale membuat Bernabeu bergemuruh. Winger berjuluk Penyihir Wales tersebut memenangi sprint 50 meter sebelum mengelabuhi full-back Celta, Jonny, untuk menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-30.

Isco juga membuktikan dirinya pantas dipasang sebagai starter di Kiev nanti. Selain menceploskan gol ketiga Madrid ke gawang Celta, pemain Timnas Spanyol tersebut menginisiasi gol kedua Bale.

“Memang lebih baik jika semua pemain dalam kondisi siap dipasang. Namun itu akan membuat pusing dalam menyeleksi line-up di final. Kami baru saja melakoni laga hebat dan itu penting. Kami sangat profesional, enam gol, dan bermain bagus,” ujar Zidane, seperti dikutip marca.com.

Gelandang serang, sayap, dan penyerang Madrid menjadi pos yang masih perlu diutak-atik Zidane. Karena di wilayah itu mengalami persaingan internal yang super ketat. Bale akan bersaing dengan Lucas Vazquez dan Marco Ansensio di pos sayap. Vazquez dan Asensio beberapa kali dipercaya menjadi starter di area itu ketika Bale cedera atau sedang turun performanya.

Dengan kembalinya ketajaman Bale, bukan mustahil Zidane akan berlaih ke skema lamanya 4-3-3 dengan menaruh BBC (Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo) di lini depan. Sebelumnya, tanpa Bale, Zidane lebih sering memakai formasi 4-2-2 dengan menduetkan Ronaldo dan Benzema di depan musim ini.

Sedangkan Isco akan berusaha merebut satu tempat di posisi gelandang serang. Mantan pemain Malaga itu bisa dipasang sebagai pemain No. 10 menjadi penyerang lubang maupun playmaker di belakang Ronaldo-Benzema dalam formasi 4-3-1-2. Atau, Isco bakal bersaing dengan Asensio di pos sisi kiri serangan El Real.