Inter Termakan Omongannya Sendiri!

Inter Milan (Reuters/Alessandro Garofalo)
13 Mei 2018 23:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MILAN Inter Milan sempat mengeluarkan pernyataan yang cenderung besar kepala sesaat sebelum laga melawan Sassuolo, Minggu (13/5/2018) dini hari WIB. Saat itu, Nerazzurri berjanji tak hanya akan mengalahkan Sassuolo, melainkan menghantam tim berjuluk I Neroverdi itu minimal 6-0.

Kemenangan telak itu memang diperlukan Inter  untuk menyamai margin gol Lazio jelang laga penentuan kedua tim untuk tiket terakhir Liga Champions pekan depan. Alih-alih menang besar, Ivan Perisic dkk. justru takluk di kandang sendiri, Giuseppe Meazza, dengan skor 1-2. Gol Rafinha di menit ke-80 tak mampu mengejar keunggulan tim tamu yang mencetak gol lebih dulu lewat Matteo Politano di menit ke-25 dan Domenico Berardi di menit ke-72.

Tokopedia

Kekalahan itu bakal menutup peluang Inter ke empat besar jika Lazio mampu membekuk Crotone dalam laga Minggu malam. Jika skenario itu terjadi, poin Lazio akan menjadi 74, mustahil dikejar Inter meski mereka mampu membekuk Lazio di pekan terakhir. Saat ini torehan Inter mentok di angka 69.

Pelatih Sassuolo, Giuseppe Iachini, menilai Inter menunjukkan sikap tidak respek dengan menyebut bakal mengalahkan timnya dengan selisih minimal enam gol. Menurut Iachini, apa yang dipikirkan Inter tidak logis karena timnya hanya sekali kalah dari 11 laga terakhir sebelum lawatan ke Giuseppe Meazza.

“Namun pernyataan mereka justru memotivasi kami. Sekarang mereka harus memakan omongannya sendiri,” ujar Iachini dilansir Football Italia, Minggu.

Pelatih Inter, Luciano Spalletti, tak menampik kekalahan dari Sassuolo terasa amat pahit. Ini karena Mauro Icardi dkk. mendominasi di sepanjang pertandingan, mencetak 16 peluang dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang.

“Satu-satunya pelipur lara adalah kami memberi segalanya di hadapan penonton yang luar biasa malam ini, atmosfer yang tercipta untuk pertandingan Liga Champions,” ujarnya.