Soal Renovasi Stadion Manahan, Begini Sikap Persis Solo

Para pemain Persis Solo melakukan latihan ringan. (Istimewa/Ofisial Persis Solo)
13 Mei 2018 15:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Manajemen Persis Solo belum bisa memastikan mau sampai kapan menjadikan Stadion Manahan sebagai homebase atau kandang selama berlangsungnya kompetisi Liga 2 Wilayah Barat.

Manajer Persis Solo, B.M. Anjasmara, mengatakan hingga kini belum menerima pemberitahuan resmi dari pengelola stadion terkait kapan harus angkat kaki dari stadion kebanggaan wong Solo itu. “Kami masih menunggu pemberitahuan resmi dari pengelola stadion. Itu bisa jadi acuan kami untuk dibahas dalam rapat manajemen,” jelas Anjasmara saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (12/5/2018).

Lebih lanjut, Anjas belum bisa berkomentar terkait alternatif kandang Persis Solo selama Stadion Manahan direnovasi. “Saya menunggu pembahasan di tingkat manajemen dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo sudah mewanti-wanti manajemen Persis Solo untuk segera mencari alternatif kandang mengingat renovasi Stadion Manahan dengan dana Rp300 miliar sudah semakin dekat. Renovasi Stadion Manahan yang meliputi pembangunan atap tribune secara menyeluruh dan pemasangan single seat atau kursi tunggal itu direncanakan dimulai pada Mei ini. Namun, hingga pekan kedua Mei, belum ada pemberitahuan resmi kepada manajemen Persis Solo.

Meski begitu, manajemen Persis Solo sudah mengantisipasi terkait rencana pemerintah merenovasi Stadion Manahan. Manajemen sudah mendaftarkan Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari sebagai homebase Persis Solo kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Sudah pasti kita harus kita dukung langkah pemerintah dalam merenovasi stadion. Itu sebuah penghormatan bagi Persis Solo karena tak lama lagi kami akan punya stadion yang lebih megah dan layak,” kata Sekretaris Jenderal Persis Solo Dedi M. Lawe, di lain kesempatan.