Mengenal Emmanuel Boateng, si Pemupus Mimpi Barcelona

Pemain Levante Emmanuel Boateng mencoba mengadang kapten Barcelona, Andres Iniesta. (Reuters/Heino Kalis)
15 Mei 2018 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, VALENCIA – Emmanuel Boateng datang ke laga melawan Barcelona dengan torehan tiga gol dari 24 pertandingan bersama Levante. Bukan statistik yang layak dipuji, meski satu di antaranya dilakukan saat melawan Real Madrid. Namun siapa sangka striker kelahiran Accra, Ghana, 21 tahun silam itu menjadi aktor penting dalam kemenangan 5-4 Levante atas Barcelona.

Striker yang baru bergabung dengan Levante awal musim ini hanya butuh 19 menit untuk mencetak tiga gol ke gawang Marc Andre Ter Stegen. Hattrick perdananya di Liga Spanyol itu sukses membuat ribuan pendukung Barca yang memadati Ciudad de Valencia patah hati. Bagaimana tidak, upaya Barca  menuju rekor tak terkalahkan sepanjang musim gugur di away day terakhir mereka.

Boateng sebenarnya belum punya banyak jam terbang di kompetisi level tinggi. Dia bahkan baru menapaki karier profiesional pada musim 2014/2015 saat membela klub Portugal, Rio Ave. Kariernya berlanjut ke Moreirense selama tiga musim dan hanya mencetak sembilan gol dalam periode tersebut. Meski demikian, hal itu tak menutup ketertarikan Levante untuk mendatangkan eks striker U-20 Ghana tersebut.

Pilihan Levante tidak sepenuhnya keliru ketika sang pemain mampu menunjukkan naluri pembunuh saat menghadapi Barcelona. Dia mencetak gol pertama lewat penempatan diri yang tepat di menit kesembilan. Kemudian gol keduanya di menit ke-30 terjadi setelah sang pemain lepas dari perangkap offside dan berhasil mengelabui dua pemain Barca.

Saat itu Boateng juga menunjukkan body balance yahud dengan memenangi duel dengan Nelson Semedo sebelum mencetak gol. Gol terakhirnya di menit ke-49 giliran menunjukkan kemampuan Boateng melepaskan tembakan keras dan terukur. Tendangannya meluncur deras ke pojok kanan gawang hingga tak mampu dibendung Ter Stegen.

Boateng pun menjadi pemain pertama dalam 13 tahun terakhir yang membuat hattrick ke gawang Barcelona di Liga Primera. Pemain terakhir yang melakukannya adalah Diego Forlan pada Mei 2005. Pelatih Levante, Paco Lopez, mengatakan kemenangan atas Barca sangat bersejarah bagi timnya.

“Kami memang punya motivasi ekstra [untuk menghentikan laju tak terkalahkan Barca]. Di sepak bola, terbukti semuanya bisa terjadi,” ujar Lopez dilansir Sport.