Persis Solo Vs Perserang Serang: Jaga Keangkeran Manahan!

Eli Nasoka (kanan) merayakan gol bersama Johan Yoga (Solopos/Nicolous Irawan)
15 Mei 2018 10:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Rata-rata tim tamu hanya memasang target bisa mencuri satu poin di markas Persis Solo. Bukan mustahil menang, tapi mereka mencoba realistis dengan situasi sulit yang bakal dihadapi kala bertandang ke Stadion Manahan.

Stadion Manahan Solo memang dikenal angker bagi tim-tim tamu. Ini tidak lepas dari performa skuat Persis Solo yang selalu tampil penuh semangat di hadapan pendukunganya sendiri. Persis Solo memang punya rekor apik saat bermain di Stadion Manahan. Laskar Sambernyawa belum pernah kalah dalam 16 pertandingan di kandang sendiri.

Tokopedia

Kekalahan kandang terakhir didapat Persis Solo dua tahun silam. Tepatnya saat menjamu PSCS Cilacap dengan skor 0-1 pada ajang Indonesia Soccer Championship B pada 29 Mei 2016. Dari 16 laga terakhir di Stadion Manahan itu, Persis Solo mengemas 13 kemenangan. Tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Persis Solo juga punya rekor selalu menang dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka. Dua di antaranya didapat saat menjamu Semen Padang FC dan PSPS Riau di awal kompetisi Liga 2 2018. Wajar jika rekor kemenangan di kandang itu membuat Persis Solo ditakuti oleh tim lain, termasuk Perserang Serang yang akan dijamu pada Selasa (15/5/2018).

“Kita tahu Persis bukan tim yang mudah ditaklukkan. Apalagi mereka bermain di kandang. Tapi, kita mencoba optimistis untuk mencuri satu poin,” ujar Pelatih Perserang Zaenal Abidin dalam jumpa pers di Stadion Manahan Solo, Senin (14/5/2018).

Menjamu Perserang Serang di matchday kelima, M. Wahyu dkk. wajib mewaspadi eks winger Timnas Indonesia, Oktovianus Maniani. Okto masuk dalam daftar 21 pemain Perserang Serang yang dibawa ke Solo. Okto yang melewatkan matchday kedua hingga keempat karena cedera akan memberi warna berbeda di lini serang Singa Ndaru, julukan Perserang.

“Kehadiran Okto membuat kami sedikit lega. Di lini depan kami sudah kehilangan banyak pemain karena cedera seperti Endra, Hapid Ali dan Daryono. Memang Okto baru sembuh dari cedera. Istirahat terlalu lama biasanya mempengaruhi performa. Tapi, kami coba memberi kepercayaan kepada dia untuk main. Mudah-mudahan Okto bisa menjadi momok bagi lini belakang Persis Solo,” papar Zaenal.

Sementara itu, Pelatih Persis Solo Jafri Sastra mengaku dihadapkan pada situasi yang tidak menguntungkan jelang laga kontra Perserang Serang. “Persiapan laga lawan Perserang bisa dikatakan masih jauh dari sempurna. Ini karena faktor kedatangan yang terlambat sampai sini. Kami hanya punya persiapan sekali uji coba di lapangan selama satu jam. Tapi, apapun kondisinya, kita akan tampil menyerang. Semua pemain akan tampil all out demi memenangi pertandingan,” jelas Jafri Sastra.

Pertandingan melawan Perserang merupakan laga terakhir Persis Solo jelang jeda libur Ramadan. Oleh karenanya, Jafri ingin menutup laga terakhir sebelum libur itu dengan kemenangan. “Semua pemain dalam kondisi fit. Besok [Senin] pagi, saya tinggal memiliki siapa pemain yang paling siap untuk bertanding,” papar Jafri.