Diwarnai Penalti Eli Nasoka, Persis Solo Tekuk Perserang 2-1

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Solopos/Nicolous Irawan)
15 Mei 2018 18:13 WIB Muhammad Rizal Fikri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO – Persis Solo berhasil mempertahankan keangkeran Stadion Manahan Solo saat menjamu Perserang Serang, Selasa (15/5/2018). Dalam pertandingan pekan kelima Liga 2 Indonesia 2018 itu Persis Solo berhasil unggul 2-1 atas tamunya Perserang Serang.

Pertandingan Persis Solo vs Perserang Serang dimulai dengan jual beli serangan dalam tempo cepat. Masing-masing tim bergantian menyerang, namun hingga menit ke-20 belum ada peluang yang benar-benar membahayakan gawang. Kebanyakan serangan berhasil dipatahkan pemain belakang atau hanya lemah saat mengarah ke penjaga gawang.

Keunggulan Persis Solo dimulai dari tendangan pojok di menit ke-41. Umpan dari Eli Nasoka disambut dengan sundulan oleh Ikhwan Ciptady. Bola yang mengarah ke pojok kanan gawang Perserang tak bisa dihalau TB Safrudin. Persis Solo unggul 1-0. Babak pertama diakhiri dengan skor 1-0.

Babak kedua dimulai dengan kejutan. Pemain tengah Persis Solo, Eli Nasoka dijatuhkan pemain belakang Perserang Serang di kotak Penalti. Wasit menganggapnya sebuah pelanggaran, tendangan penalti dihadiahkan untuk Persis Solo. Eli Nasoka yang menjadi eksekutor tak mengecewakan dan menggandakan keunggulan Persis menjadi 2-0 di menit ke-47.

Protes keras dilakukan pemain Perserang di menit ke-54. Pemain tengah Perserang, Eka Dwi Susanto, dijatuhkan di kotak 12 pas oleh pemain belakang Persis. Namun, wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran. Seorang pemain Perserang yang melakukan protes keras mendapat kartu kuning.

Perserang Serang melakukan dua pergantian pemain di menit ke-69. Pemain tengah Ervin Butar Butar diganti oleh pemain depan Mustopa Aji, kemudian M. Ridwan yang sempat cidera diganti oleh Reno Nugraha. Perserang berniat menambah daya gedor untuk mencuri poin.

Perserang Serang membuka asa di menit ke-70 melalui gol pemain belakang Supriyono. Skor sementara 2-1 masih untuk keunggulan Persis Solo. Saat water break sempat ada protes dari ofisial Perserang Serang, hal itu sempat membuat kondisi lapangan memanas, namun dengan cepat dapat direda dan pertandingan dilanjutkan seperti biasa.

Untuk menambah ketajaman, Jafri Sastra mengganti Johan Yoga dengan striker lainnya Sunarto. Meski masih unggul, di lima menit akhir babak kedua, Persis lebih sering menerima serangan. Beberapa peluang emas diciptakan Okto Maniani dan kawan-kawan.

Babak kedua diberi tiga menit tambahan waktu. Di menit-menit akhir Perserang masih terus berambisi untuk mencuri satu poin. Namun hingga akhir pertandingan skor masih 2-1 untuk keunggulan Persis Solo.