Harga Mahal Kemenangan Persis Vs Perserang, Dedi Cahyono Pembengkakan Lutut

Winger Persis Solo Dedi Cahyono Putro (paling kanan) meluapkan kegembiraan seusai menjebol gawang Aceh United di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Sabtu (5/5 - 2017). (Istimewa/Ofisial Persis Solo)
16 Mei 2018 21:00 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Kemenangan Persis Solo atas Perserang Serang harus dibayar mahal. Winger energik, Dedi Cahyono Putro, harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-41 akibat cedera pada lutut setelah berbenturan dengan pemain Perserang Serang.

Insiden itu bermula ketika pemain bernomor punggung 18 melakukan akselerasi di sisi sayap kanan pada 10 menit jelang berakhirnya babak pertama. Dengan kecepatannya, Dedi mampu melewati adangan dua pemain Perserang. Dia mampu membawa bola dari tengah hingga ke bagian kiri pertahanan lawan.

Sayang, Dedi sedikit terlambat untuk melepaskan umpan crossing. Aksinya mampu dihentikan melalui tekel pemain belakang Perserang. Wasit tidak menganggap tekel itu sebagai pelanggaran. Namun, Dedi tersungkur sambil merintih kesakitan.

Dedi sempat mendapat perawatan tim medis di pinggir lapangan. Jafri Sastra mulai meminta Arif Yanggi untuk melakukan pemanasan bila Dedi tak bisa melajutkan permainan. Namun, Dedi memutuskan untuk tetap bermain. Dengan sedikit terpincang-pincang, Dedi memaksakan diri tetap bermain. Namun, dia akhirnya menyerah, tepatnya setelah Ikhwan Ciptady menciptakan gol melalui tandukan pada menit ke-41. Dedi harus ditandu keluar lapangan oleh tim medis. Posisinya digantikan Arif Yanggi.

Dedi Cahyono Putro selalu menjadi pilihan utama di sektor sayap kanan Persis Solo. Posisinya di skuat utama belum tergantikan oleh pemain lain. Sejauh ini, Dedi sudah mengemas dua gol dan dua assist untuk Persis Solo.

“Saya sudah bertemu Dedi usai pertandingan. Dia mengalami cedera pada lutut kanan karena terkena spul sepatu pemain lawan. Ada pembengkakan pada lututnya. Tadi, sudah ditanggulangi oleh tim fisioterapi. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengan lututnya. Beruntung setelah ini libur Ramadan. Jadi, dia punya waktu cukup untuk masa penyembuhan,” jelas Pelatih Persis Solo Jafri Sastra dalam jumpa pers seusai laga.