Final Liga Champions: Siap-Siap Marcelo Dieksploitasi Salah

Bek kiri Real Madrid, Marcelo. (Reuters/Heino Kalis)
26 Mei 2018 20:20 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BANGKOK – Real Madrid dan Liverpool akan saling sikut di babak final Liga Champions. Laga tersebut akan dilangsungkan di di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5/2018) pukul 01.45 WIB.

Madrid merupakan juara bertahan dua musim beruntun Liga Champions. Mereka juga menjadi tim paling sukses dengan 12 gelar. Sementara Liverpool meraih lima gelar dengan kali terakhir juara pada 2005 silam. Hal itu lantas membuat Liverpool tak diunggulkan lawan Madrid.

Tapi bagaimana Liverpool menghentikan ambisi Madrid meraih hattrick gelar di Liga Champions? Mohamed Salah digadang-gadang bisa menjadi pembeda bagi The Reds untuk menjinakkan Madrid. Winger asal Mesir itu sama suburnya dengan megabintang Madrid, Cristiano Ronaldo, di semua kompetisi musim ini, masing-masing mencetak 44 gol.

Salah yang beroperasi di sayap kanan memiliki kans mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Madrid yang dikawal Marcelo. The Guardian dalam ulasannya menyebut Marcelo menjadi titik lemah Madrid dalam menghadapi counter pressing The Reds.

Full-back asal Brasil tersebut memang memiliki skill di atas rata-rata ketika membantu serangan timnya, lewat dribel, passing, dan crossing akurat. Hanya, Marcelo terlambat ketika harus membantu pertahanan dan riskan keteteran menghentikan kecepatan Salah.

Permainan mengewakan Marcelo itu terlihat saat Madrid ditahan Bayern Munich 2-2 pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu. Tapi, Madrid juga tidak perlu risau apabila Marcelo telat mengawal Salah. Sebab, dua bek sentral mereka, kapten Sergio Ramos dan Raphael Varane, sigap dan tenang dalam duel satu lawan satu.

Ketenangan juga harus dimiliki pertahanan Liverpool ketika menghadapi serangan Madrid. Beruntung lini belakang The Reds mulai membaik sejak kedatangan bek sentral Virgil van Dijk, Januari 2018 lalu. Jangan pula anggap remeh peran kiper Loris Karius. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu mengemas enam clean sheet dalam 12 laga sejak fase grup.

"Kami berada di final kali ketiga beruntun dan kami memiliki kesempatan untuk mengukir sejarah apabila menjadi juara tiga kali beruntun. Anda tdak bisa katakan Liverpool lebih lapar ketimbang kami, itu tidak benar. Tidak ada yang lebih lapar dari cara yang sudah kami tunjukkan. Kami adalah Madrid," ujar Zidane, seperti dilansir Independent.co.uk.