Klopp Sebut Ramos Jatuhkan Salah Seperti Gulat

Tarikan tangan Sergio Ramos yang membuat Mohammed Salah jatuh hingga cedera, Minggu (27/8 - 2018). (Reuters)
27 Mei 2018 13:10 WIB Newswire Dunia Share :

Solopos.com, KIEV - Manajer Liverpool Juergen Klopp menyatakan cedera yang dialami Mohamed Salah pada babak pertama final Liga Champions melawan Real Madrid membuat para pemainnya terkejut. Klopp bahkan menyebut Salah dijatuhkan Sergio Ramos seperti sebuah permainan gulat.

Setelah mendapatkan penanganan oleh pihak medis, Salah pun dilarikan ke rumah sakit untuk pengecekan lebih lanjut. Diduga, cedera yang dialami Salah cukup parah sehingga kesempatannya untuk bermain membela Tim Nasional (Timnas) Mesir di Piala Dunia 2018 tampaknya tidak mungkin terjadi.

Liverpool akhirnya kalah 1-3 dan harus merelakan gelar juara jatuh ke tangan Real Madrid.

"Itu seperti gulat. Dia terjatuh di pundaknya dan itu benar-benar cedera serius. Sudah jelas itu kejutan bagi pemain dan kami agak terguncang," kata Klopp seusai laga. Klopp mengaku pesimistis atas kondisi Salah terkait cedera yang membuat peluangnya berangkat ke Piala Dunia 2018 diragukan. "Saya pikir dia di rumah sakit untuk X-ray. Saya pikir antara cedera tulang leher atau bahunya," katanya dilansir Skysport, Minggu.

"Jadi tidak terlihat bagus. Tentu saja itu adalah momen besar dalam permainan. Saya tahu jika Anda mengatakan sesuatu seperti itu setelah pertandingan, kedengarannya seperti Anda adalah pecundang yang buruk, tetapi saya pikir itu adalah duel yang keras."

Klopp mengakui bahwa Real Madrid memanfaatkan momentum cederanya Salah. "Real menggunakan itu sebagai momentum positif dan kami agak bertahan di paruh waktu dan kemudian mengubah beberapa hal," katanya.

"Kemudian saat-saat menentukan lainnya adalah gol-gol yang cukup aneh. Begitulah. Kami semua tahu hasilnya, dan itu sebabnya kami tidak dalam suasana hati yang terbaik," kata Klopp.

Gareth Bale menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol kemenangan Madrid setelah menggantikan Isco di babak kedua. Klopp yang kalah dalam enam laga final juga tidak memanfaatkan pergantian pemain untuk mengantisipasi permainan Bale di babak kedua.

"Kami hanya bisa melihat semua situasi dan berpikir, 'wow, bagaimana kejadiannya malam ini?' Apa pun yang saya katakan malam ini, hasilnya tidak akan berubah," pungkas dia.

Sumber : Antara