Perang Apparel di Piala Dunia 2018: Adidas Kalahkan Nike

Jersey Timnas Jeman di Piala Dunia 2018 yang disponsori Adidas. (Reuters/Leonhard Foeger)
31 Mei 2018 17:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, RUSIA — Tidak hanya perang antartim di Piala Dunia 2018. “Perang” merek jersey para kontestan juga akan terjadi di perhelatan sepak bola terbesar segajat tersebut di Rusia nanti.

Dua apparel olahraga ternama di dunia, Adidas dan Nike, pun bersaing ketat. Seperti dilansir Reuters, Adidas lebih unggul sedikit ketimbang Nike. Apparel asal Jerman tersebut menyeponsori 12 tim peserta Piala Dunia. Sedangkan Nike mendukung 10 kontestan Piala Dunia. Sisanya, yakni empat tim, bakal mengenakan Puma.

Tokopedia

Adidas tak hanya patut berbangga karena menjadi merek sportwear yang paling banyak dikenakan tim peserta Piala Dunia 2018. Mereka juga sponsor resmi turnamen yang akan dibuka pada 14 Juni 2018 tersebut. Hanya, dominasi Adidas tidak memberi dampak besar secara finansial karena Piala Dunia tahun ini digelar di Rusia, di mana ekonomi di negara tersebut sedang lesu.

“Piala Dunia di Rusia memberi peluang finansial yang lebih rendah ketimbang turnamen serupa empat tahun lalu di Brasil. Tapi kami sangat antusias. Ini akan fantastis untuk memasarkan merek kami secara global,” jelas Chief Executive Adidas, Kasper Rorsted, belum lama ini, seperti dikutip Reuters, Rabu (30/5/2018).

Sejak Piala Dunia 2014, Adidas mengembangkan produk mereka dalam olahraga selain sepak bola, seperti sepatu basket dan sepatu lari. Tujuannya untuk menggeser Nike di pasaran Amerika Serikat, yang menjadi markas pesaing mereka tersebut.

Meski demikian, Adidas tetap fokus mengembangkan produk-produk sepak bola. Merek ini sudah setia menyuplai sportwear tim-tim di Piala Dunia sejak 1970. Adidas pun terikat kontrak dengan penyelenggara Piala Dunia hingga 2030 mendatang. Belum lama ini, Adidas juga memperpanjang kerja sama dengan penyelenggara Liga Champions Eropa sampai 2021 mendatang.

Setelah Nike kali pertama gagal menjadi brand yang dominan menyuplai sportwear di Piala Dunia 2014, Adidas bangkit kembali. Di Piala Dunia 2018, Adidas menyuplai 12 dari 32 tim peserta Piala Dunia, termasuk juara bertahan Jerman, tim tangguh Spanyol, dan tuan rumah Rusia.

Nike sendiri baru benar-benar merambah sepak bola ketika Piala Dunia diadakan di Amerika Serikat pada 1994. Saat itu, Nike menopang 10 kontestan Piala Dunia, termasuk Brasil, Prancis, dan Inggris. “Piala Dunia momen yang powerful dalam olahraga, dan kami tidak sabar memperkuat energinya,” jelas Chief Executive Nike, Mark Parker, pada Maret lalu.