Inggris Vs Nigeria: Pembuktian Singa Muda

Timnas Inggris (Reuters/David Klein)
02 Juni 2018 07:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Pro-kontra sempat mengiringi pengumuman 23 pemain Timnas Inggris  untuk Piala Dunia (PD) 2018 di Rusia. Bagaimana tidak, ada 11 pemain berusia 25 tahun ke bawah yang dipercaya Gareth Southgate untuk membela panji The Three Lions.

Keputusan Southgate memang di luar kelaziman para manajer Inggris yang biasanya gemar memilih pemain berpengalaman. Tidak adanya nama pemain senior macam Jack Wilshere, Joe Hart hingga Adam Lallana menjadi bukti “revolusi” The Three Lions untuk menjemput gelar Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.

Namun gebrakan tersebut bisa menjadi antiklimaks jika Marcus Rashford dkk. gagal mengatasi Nigeria dalam laga uji coba di Wembley, Sabtu (2/6/2018) malam WIB. Elang Super, julukan Nigeria, akan menjadi pembuktian perdana kelayakan skuat muda Inggris jelang laga perdana di Piala Dunia melawan Tunisia, 19 Juni 2018. Nigeria jelas bukan tim kacangan.

Tim asuhan Gernot Rohr ini memiliki kemampuan fisik di atas rata-rata yang bisa membuat Raheem Sterling dkk. kerepotan. Elang Super juga memiliki poin plus karena dihuni sederet pemain yang malang melintang di Liga Premier seperti Victor Moses (Chelsea), Kelechi Iheanacho (Leicester), Alex Iwobi (Arsenal) hingga Wilfried Ndidi (Leicester).

“Ini memang laga persahabatan tapi saya tidak berpikir ini akan menjadi laga mudah. Kedua tim sama-sama sudah menyiapkan diri dengan baik [menuju PD],” ujar Sterling seperti dilansir Daily Post, Jumat (1/6/2018).

Winger Manchester City ini tak menampik Inggris akan menjalani laga yang amat fisikal melawan Nigeria. Elang Super punya “tukang jagal” seperti Ndidi, Ogenyi Onazi hingga pemain veteran, John Obi Mikel, yang bisa membuat permainan Inggris sulit berkembang. Beruntung Ndidi masih diragukan tampil karena menderita cedera ringan.

Inggris sendiri akan mengandalkan kecepatan yang dimiliki Sterling dan Lingard untuk menandingi bola-bola panjang Elang Super. Bek Inggris, Harry Maguire, optimistis skuat usia muda yang mereka miliki akan menjadi keuntungan tersendiri. “Tak ada rasa takut di skuat karena tak banyak yang punya pengalaman bermain di turnamen besar,” ujarnya dilansir Sportsmole.