Profil Timnas Piala Dunia 2018: Uruguay: Andalkan Duet Suarez & Cavani

Luis Suarez (9) bersama rekan/rekannya di Timnas Uruguay merayakan gol. (Reuters)
03 Juni 2018 15:45 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOLO - Bintang-bintang Uruguay telah memasuki usia kepala tiga di Piala Dunia 2018. Bek Diego Godin berusia 31 tahun, sementara duo striker Uruguay, Edinson Cavani dan Luis Suarez, masing-masing berumur 30 tahun. Meski demikian, ketiga pilar tim berjuluk La Celeste tersebut masih berbahaya bagi lawan-lawan mereka.

Suarez misalnya mempunyai rasio mencetak satu gol per laga bersama Uruguay. Bomber Barcelona ini akan mengukir cap ke-100 untuk La Celeste di Piala Dunia nanti. Sedangkan Cavani merupakan tumpuan Uruguay di kualifikasi dengan mendonasikan 10 gol dalam 18 pertandingan.

Tapi bukan berarti Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, melulu bergantung pada pemain veteran. Tabarez juga memercayakan pemain-pemain muda sebagai starter. Di antaranya gelandang Federico Valverde yang berusia 19 tahun dan Nahitan Nandez yang beranjak 21 tahun.

Tabarez sangat yakin, renovasi tim dengan memasukkan pemain-pemain muda bisa membantu Uruguay di Piala Dunia berikutnya, 2022 nanti. Tapi bukan berarti Uruguay bakal melupakan mimpi mengakhiri paceklik gelar Piala Dunia sejak 1950 silam ketika menginjakkan kaki di Rusia nanti.

“Tidak ada yang membuat berhenti memikirkan Piala Dunia. Saya bermimpi mengangkat trofi, tentu saya bisa. Kami lolos dengan bagus. Uang penting tidak ada yang cedera, semuanya dalam kondisi fisik prima,” ujar Godin, seperti dilansir fifa.com, Jumat (1/6/2018). 

Andalkan Striker

Sosok Oscar Tabarez telah mendarah daging di Timnas Uruguay. Dia memimpin Uruguay di Piala Dunia 1990, Piala Dunia 2010, dan Piala Dunia 2014. Juru Taktik Uruguay ini mengantar Luis Suarez dkk. meraih titel juara Copa America 2011. Dia dijuluki El Maestro dalam sepak bola menyerang dengan taktik cerdik dan pendekatan "kebapakan" kepada para pemain.

Tabarez barangkali akan banyak bergantung pada sosok Luis Suarez dan Edinson Cavani. Suarez merupakan top scorer sepanjang masa Uruguay. Dia juga memiliki reputasi mentereng dengan mencetak lima gol di Piala Dunia, sejak memulai kiprahnya di Piala Dunia 2010 (Afsel) hingga Piala Dunia 2014 (Brasil). 

Di level klub, Suarez mampu mencetak 29 gol dan 15 assists dalam 47 pertandingan di seluruh kompetisi yang ia mainkan bersama Barcelona. Sementara Cavani tak kalah hebat dengan mengemas 38 gol dan 12 assists dari 46 pertandingan yang ia lakoni bersama PSG.

Banyak yang beranggapan bahwa mereka mendapatkan grup yang relatif mudah, meng­ingat peringkat para calon lawannya di bawah Uruguay. Rusia diperkirakan jadi satu-satu­nya ­ancaman berat bagi mereka. 

Keduanya sudah pernah bertemu dua kali pada pentas Piala Dunia pada saat Rusia masih bernama Uni Soviet. Dari dua pertemuan itu, ke­duanya sama-sama pernah saling me­ngalah­kan. Kemenangan per­­ta­ma dibuat Rusia pada penyisihan Grup A Piala Dunia 1962 dengan hasil 2-1. Tapi kemudian, pada Piala Dunia 1970 di Mexico, Uruguay mem­balaskan kekalahan mereka dengan skor 1-0 pada babak ­perempat final. 

Buat Tabarez, kekuatan lawan siapa yang mengancam mereka dan siapa yang bukan jadi ancaman bu­kan hal utama untuk dipikirkan. Dia mengaku benar-benar hanya fokus untuk membangun kesiapan timnya, tanpa melihat kesiapan tim lainnya.

Berikut skuad Uruguay untuk putaran final Piala Dunia 2018 sebagaimana dikutip Solopos.com dari situs resmi FIFA, Minggu (6/3/2018);

Kiper: Martin Campana (Independiente) Fernando Muslera (Galatasaray) Martin Silva (Vasco da Gama)

Bek: Martin Caceres (Lazio) Sebastian Coates (Sporting CP) Jose Maria Gimenez (Atletico Madrid) Diego Godin (Atletico Madrid) Maximiliano Pereira (Porto) Gaston Silva (Independiente) Guillermo Varela (Penarol)

Gelandang: Giorgian De Arrascaeta (Cruzeiro) Rodrigo Bentancur (Juventus) Diego Laxalt (Genoa) Nahitan Nandez (Boca Juniors) Cristian Rodriguez (Penarol) Carlos Sanchez (Monterrey) Lucas Torreira (Sampdoria) Matias Vecino (Inter)

Penyerang: Edinson Cavani (Paris Saint-Germain) Maximiliano Gomez (Celta Vigo) Luis Suarez (Barcelona) Cristhian Stuani (Girona) Jonathan Urretaviscaya (Monterrey)