Comeback Neuer Ternoda

Manuel Neuer (Reuters/Leonhard Foeger)
03 Juni 2018 23:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, KLAGENFURT AM WOTHERSEE — Setelah 259 hari menepi karena cedera metatarsal, kapten dan kiper Jerman, Manuel Neuer, akhirnya untuk kali pertama menjelang Piala Dunia 2018.

Neuer dipasang selama 90 menit ketika Jerman bertamu ke Austria pada pertandingan persahabatan di Worthersee Stadion, Klagenfurt am Worthersee, Minggu (3/6/2018) dini hari WIB. Penjaga gawang yang dijuluki Sweeper-Keeper tersebut bermain cemerlang dengan membukukan lima kali penyelamatan. Salah satunya ketika upaya Marko Arnautovic dari jarak dekat bisa ditepis Neuer dengan mengandalkan reflek tinggi di babak kedua.

"Comeback yang fantastis dari Manu [sapaan Manuel Neuer] setelah sangat lama absen. Dia bermain sangat bagus dan membuat dua hingga tiga penyelamatan brilian. Ini sangat-sangat memuaskan," jelas Pelatih Jerman, Joachim Low, seperti dilansir Bundesliga.com.

Neuer seolah sedang membuktikan dirinya sudah fit untuk bermain di Piala Dunia 2018. Kiper Bayern Munchen itu memang hanya turun dalam 360 menit di pertandingan kompetitif musim 2017/2018 karena cedera parah yang dialaminya sejak sembilan bulan lalu. Tapi, kiper berusia 32 tahun tersebut meyakinkan orang-orang yang meragukan kebugarannya untuk tampil di Rusia, 14 Juni-14 Juli 2018 mendatang.

Hanya, comeback cemerlang Neuer tersebut harus ternoda. Jerman menelan kekalahan dari Austria dengan skor tipis 1-2. Setelah sempat ditunda selama 105 menit karena hujan, duel di Worthersee Stadion akhirnya bisa digelar.

Jerman menguasai pertandingan dan unggul terlebih dahulu lewat gol Mesut Ozil yang berhasil memanfaatkan blunder kiper Austria, Jorg Siebenhandl, pada menit ke-11. Tapi tim berjuluk Der Panzer tersebut kebobolan dua gol di babak kedua, masing-masing dari gol tendangan voli Martin Hinteregger dan gol Alessandro Schopf.

Dua gol Austria itu lebih dikarenakan ketidaksigapan barisan bek Jerman. Inilah kali pertama Der Panzer takluk di kaki Austria sejak 1986. Austria sekaligus memperpanjang rekor 100 persen bersama pelatih Franco Foda yang ditunjuk menakhodai tim ini sejak November silam.

“Saya tidak kecewa dengan kekalahan, namun kecewa dengan cara kami kalah. Itu kesalahan kami, karena kami memimpin dan mengontrol pertandingan, namun 15-20 menit pertama setelah jeda kami tidak seperti dalam permainan. Kami sering kehilangan bola, sering sekali bola direbut lawan,” jelas Low.