Piala Dunia 2018: Inggris Punya Eksekutor Baru Tendangan Bebas

Timnas Inggris (Reuters/David Klein)
04 Juni 2018 06:20 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Pelatih Inggris, Gareth Southgate, sepertinya tidak perlu pusing menentukan siapakah pemain yang bakal ditunjuk sebagai algojo bola mati di Piala Dunia 2018 nanti.

Southgate bisa mempertimbangkan fullback Tottenham Hotspur, Kieran Tripper dan fullback Manchester United, Ashley Young, menjadi eksekutor bola mati bagi The Three Lions di Rusia nanti. Keduanya menunjukkan skill mengeksekusi set piecesecara meyakinkan ketika Inggris menundukkan Nigeria 2-1 pada laga persahabatan di Stadion Wembley, London, yang berakhir Minggu (3/6/2018) dini hari WIB.

Tokopedia

Tripper menjadi algojo tendangan bebas di awal pertandingan. Tendangannya keras dan mengarah sasaran. Sayang, tembakan geledeknya dari luar kotak penalti ditepis dengan brilian kiper Nigeria, Francis Uzoho. Tripper kembali menunjukkan kemampuannya mengeksekusi bola mati ketika sepak pojoknya diteruskan Gary Cahill dengan kepala untuk gol pembuka Inggris di pertandingan uji coba tersebut pada menit ke-7.

Inggris menggandakan keunggulan dengan gol spektakuler kapten baru mereka, Harry Kane, pada menit ke-39. Sementara Nigeria hanya mampu membalasnya lewat gol pemain Arsenal, Alex Iwobi, di babak kedua. Serangan Inggris memang terlihat garang, terutama di babak pertama. Mereka bisa menjebol tembok Nigeria yang sangat tangguh dalam pertandingan ini.

“Kami bermain bagus di babak pertama. Kami memainkan bola dengan bagus dan kami memanfaatkannya. Saya suka pergerakan saat transisi [menyerang-bertahan] dan operannya di antara empat penyerang kami,” jelas Southgate, seperti dilansir Reuters.

Meski kalah, Pelatih Nigeria, Gernot Rohr, tidak tampak kecewa di Stadion Wembley. Dia memuji timnya yang tampil solid di belakang. Tanpa pertahanan solid, Rohr yakin timnya bisa saja kebobolan setengah lusin gol.

Sementara di babak kedua, Nigeria tidak melulu bermain pasif sehingga bisa mempertipis ketertinggalan menjadi 1-2. “Apa yang kami perlihatkan di babak kedua sangat positif,” jelas Rohr.