Spanyol Diimbangi Swiss, 4 Pemain Ini Disorot

Spanyol vs Swiss (Reuters/Heino Kalis)
04 Juni 2018 23:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, VILLARREAL – Timnas Spanyol hanya mampu bermain imbang melawan Swiss dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2018. Dalam laga yang dilangsungkan di Estadio de la Ceramica, Senin (4/6/2018) dini hari WIB, kedua tim berimbang 1-1.

Hasil imbang 1-1 melawan Swiss jelas bukan hasil yang ideal bagi Spanyol jelang Piala Dunia 2018. La Furia Roja gagal memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah dengan membuang-buang banyak peluang. Empat pemain pun menjadi sorotan karena performa buruk di laga tersebut. Jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin mereka kesulitan menembus starter tim di Rusia.

Tokopedia

Cesar Azpilicueta

Azpilicueta berkesempatan menjadi starter karena Sergio Ramos masih menjalani pemulihan fisik seusai final Liga Champions. Sayang bek Chelsea itu seperti canggung saat dipasangkan dengan Gerard Pique di jantung pertahanan Spanyol. Dia tampak tak nyaman dengan sistem empat bek, mungkin karena terbiasa dengan formula tiga bek sejajar di Chelsea.

Iago Aspas

Sibuk sepanjang pertandingan tapi tak menghasilkan apa-apa. Itulah gambaran performa Iago Aspas di laga melawan Swiss. Bermain melebar di sisi kanan, dia justru banyak di-overlap bek kanan Alvaro Odriozola yang bermain lebih percaya diri ketimbang striker Celta Vigo itu.

Diego Costa

Costa sebenarnya tetap menunjukkan karakter yakni ngotot saat perebutan bola. Namun hanya itu sisi plus yang ditampilkan sang striker di laga kemarin. Seperti yang sudah-sudah, Costa seperti tak pas dengan sistem permainan La Furia Roja. Dia beberapa kali membuat salah pergerakan yang membuat penyerangan tim menjadi buntu.

Lucas Vazquez

Tampil di babak kedua menggantikan Aspas, Vazquez membuat efektivitas serangan Spanyol di kanan sedikit lebih baik. Dia membuat sentuhan magis yang hampir saja dimanfaatkan Rodrigo menjadi gol. Namun secara keseluruhan Vazquez tampil buruk karena bermain individualis. Dia terlalu banyak menggiring bola sendiri dan kehilangan bola, ketimbang mengoper pada rekan setimnya.