Piala Dunia 2018: Perkenalkan, Trezeguet dari Mesir

Mahmoud Hassan Trezeguet (Twitter)
05 Juni 2018 23:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, KAIRO – NamaTrezeguet muncul dalam daftar 23 pemain skuat resmi Timnas Mesir di Piala Dunia 2018 yang diumumkan, Senin (4/6/2018) kemarin. Jangan berpikir Trezeguet turun gunung setelah pensiun atau ganti kewarganegaraan. Sebab, Trezeguet yang dimaksud bukanlah David Trezeguet, mantan pemain Prancis dan Juventus. Melainkan Mahmoud Hassan “Trezeguet”.

Beberapa tahun belakangan, Mahmoud Hassan memang lebih dikenal dengan panggilan Trezeguet dibandinkan nama aslinya. Bahkan Trezeguet dipakainya dalam daftar resmi di skuat Mesir di sejumlah laga resmi FIFA. Mantan winger kiri Al-Ahly tersebut juga memakai nama Trezeguet di sejumlah akun media sosialnya, seperti Twitter.

Mahmoud Hassan memakai nama Trezeguet bukan karena ingin nebeng popularitas David Trezeguet. Ia mendapat panggilan tersebut lantaran emiliki wajah yang mirip dengan mantan bomber Juventus itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Radio et Television Belge Francophone (RTBE), David Trezeguet mengaku tidak mempermasalahkan panggilan Mahmoud Hassan itu. Tapi, David menilai dirinya berbeda dengan Trezeguet asal Mesir itu.

“Rambut kami jelas-jelas beda dan posisi kami bermain juga berbeda. Namun saya harus bertanya kepada ayahku apakah dia pernah di Mesir sebelumnya,” ujar David Trezeguet setengah berkelakar, tahun lalu.

Kini, Mahmoud Hassan tak hanya dikenal karena mendapat panggilan Trezeguet. Dia mulai dilirik karena kontribusinya untuk The Pharaohs. Winger berusia 23 tahun tersebut menjadi kepercayaan pelatih Hector Cuper untuk menempati sisi kiri serangan Mesir.

Total, ia mengantongi 13 cap dan mencetak 2 gol untuk The Pharaohs. Ia masuk bagian skuat Mesir ketika menjadi runner-up Piala Afrika 2017 dan membantu meloloskan Mesir ke Piala Dunia 2018. Mahmoud Hassan menjadi salah satu pilar Mesir bersama Mohamed Salah dan Mohamed El Neny di Rusia nanti.

“Sejak kecil, saya selalu berusaha keras di tempat latihan dan itu dibuktikan dengan penampilanku di lapangan. Di tangan Cuper, saya mendapat peluang main dan saya terus berusaha keras. Dia pelatih yang selalu respek kepada pemain yang berusaha keras saat pertandingan,” jelas Trezeguet dari Mesir itu, seperti dilansir Fifa.com, Selasa (5/6/2018).