Resmi Dirilis, KTA Pasoepati Multifungsi

KTA Pasoepati (Istimewa)
05 Juni 2018 08:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Setelah sempat tertunda selama bertahun-tahun, DPP Pasoepati akhirnya menunjukkan keseriusannya untuk mengintensifkan pendataan jumlah anggota. Salah satunya melalui program pembuatan kartu tanda anggota (KTA).

Dalam hal ini, DPP Pasoepati menggandeng BNI yang juga menjadi sponsor utama Persis Solo dalam kampanyenya di Liga 2 musim ini. KTA itu tidak hanya berfungsi sebagai kartu identitas, tetapi juga bisa digunakan untuk beragam transaksi.

“KTA ini memang sudah lama diinginkan anggota. Selama 18 tahun Pasoepati berdiri, anggotanya belum ber-KTA. Program ini merupakan salah satu janji saya sebelum mencalonkan diri sebagai presiden Pasoepati,” jelas Aulia Haryo Suryo kepada Solopos.com, Senin (4/6/2018).

KTA Pasoepati itu diperkenalkan kepada pengurus di RM Barokah Palur pada Minggu (6/4/2018). Sebagai tahap awal, DPP Pasoepati baru mencetak sembilan KTA khusus bagi pengurus. Rio, sapaan akrab Aulia menargetkan bisa mencetak 5.000 KTA dalam waktu enam bulan setelah ia resmi dilantik menjadi Presiden Pasoepati pada April lalu.

“KTA ini berlaku hingga 2020 atau sesuai masa berakhirnya periode kepengurusan kami. Biaya pembuatan Rp40.000 dengan top up Rp0. Masih ada sisa dana Rp10.000 yang sengaja kita bekukan untuk dana sosial. Jika ada anggota Pasoepati yang ditimpa musibah, kami bisa memberikan santunan dengan dana itu,” jelas Haryo.

Sementara itu, Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis BNI Surakarta Beby Subiyanto menyambut baik kerja sama dengan DPP Pasoepati. Menurutnya, ada banyak manfaat dari KTA selain sebagai penanda identitas.

“Bisa dibilang, KTA ini adalah uang elektronik yang bisa digunakan untuk banyak hal. Yang lagi ngetren saat ini ya untuk bayar bea masuk tol. Bisa juga digunakan untuk berbelanja di toko modern. Ke depan, pembelian merchandise dari Pasoepati bisa menggunakan kartu ini melalui agen-agen,” terang Beby.

Untuk melakukan top up KTA, kata Beby, cukup mudah. Top up bisa dilakukan di toko-toko resmi yang menjual merchandise Pasoepati dan sejumlah tempat perbelanjaan atau pasar tradisional yang tersebar di Kota Solo.

“Kami juga mengembangkan kartu ini untuk e-parking. Rencananya akan di-launching di Galabo. Jadi, kartu ini banyak fungsinya. Dengan menggunakan kartu ini berarti kita mendukung program pemerintah untuk melakukan transaksi nontunai. Ke depan, kerja sama akan kami tingkatkan supaya KTA ini bisa menjangkau seluruh anggota Pasoepati,” jelas Beby.