Piala Dunia 2018: Iran Jadi Tim Pertama Tiba di Rusia

Timnas Iran (Reuters/Osman Orsal)
07 Juni 2018 07:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW – Satu per satu pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Iran keluar menuruni tangga pesawat ATA Airlines di Bandara Vnukovo, Moskow, Rusia, Selasa (5/6/2018) waktu setempat. Alireza Jahanbakhsh dkk. mengenakan setelan rapi berwarna gelap dengan dipadankan hem putih.

Tidak banyak yang bisadilakukan skuat Iran begitu mereka menginjakkan kaki di Rusia. Mereka hanya menebar senyum, mengibarkan bendera kecil, dan melambaikan tangan kepada sejumlah fans yang sudah menunggu di lobi bandara.

“Berada di Rusia [Piala Dunia 2018] merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi Timnas Iran. Kami mendapatkannya karena kerja keras dan pengorbanan, kami merasa terhormat dan istimewa bisa berada di sini,” jelas Pelatih Iran, Carlos Queiroz, seperti dilansir Reuters.

Ya, sekitar sembilan hari sebelum kick-off Piala Dunia 2018, 14 Juni, Iran sudah menginjakkan kaki mereka di Negeri Beruang Merah. Iran menjadi tim pertama dari 32 peserta Piala Dunia 2018 yang tiba di Rusia selain tuan rumah. Team Melli, julukan Iran, bakal melawan Portugal, Spanyol, dan Maroko di putaran Grup B. Quireoz yang berkebangsaan Portugal pun akan melawan kompatriotnya di Grup B nanti.

Iran berbase camp di Lolomotiv Bakovka Trainning Center di Moskow selama Piala Dunia 2018 ini. Team Melli memang bukan masuk hitungan favorit. Tapi di penampilan kali kelima dalam putaran final Piala Dunia ini Iran bertekad melaju sejauh mungkin.

Iran memang salah satu kekuatan besar di sepak bola Asia. Team Melli pernah menjuarai Piala Asia tiga kali. Tapi di turnamen sekelas Piala Dunia, Iran merupakan salah satu tim papan bawah. Dalam empat kesempatan sebelumnya, Team Melli selalu gagal lolos dari fase grup.

“Sepak bola Iran bertumpu di bahu tim terbaik mereka dan menjadi bagian keluarga fantastis di Piala Dunia. Kami datang ke sini untuk mewujudkan mimpi melangkah sejauh mungkin di turnamen ini, kami tidak sabar menjadi bagian dari perhelatan Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah,” jelas mantan pelatih Real Madrid tersebut.