Persibo Bojonegoro Vs Persis Solo: Kans Bongkar Pasang Skuat Sambernyawa

Winger Persis Solo Dedi Cahyono Putro (paling kanan) meluapkan kegembiraan seusai menjebol gawang Aceh United di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Sabtu (5/5 - 2017). (Istimewa/Ofisial Persis Solo)
08 Juni 2018 20:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Skuat Persis Solo diberangkatkan ke Bojonegoro pada Sabtu (9/6/2018) pagi WIB. Mereka akan menjajal rumput Stadion H. Letjend Soedirman pada Sabtu malam sebelum bertemu tuan rumah Persibo Bojonegoro di laga uji coba pada Minggu (10/6/2018) malam.

Partai uji coba melawan tim Liga 3 Zona Jatim itu akan dimanfaatkan pelatih Jafri Sastra untuk mencoba kemampuan beberapa pemain di posisi berbeda. Dalam sesi latihan game di Lapangan Bolon, Colomadu, Karanganyar, beberapa hari terakhir, pelatih berusia 53 tahun asal Payakumbuh Sumatra Barat itu mencoba menempatkan Asyraq Gufron yang berposisi asli stopper sebagai bek kanan.

Itu adalah posisi baru bagi Asyraq Gufron mengingat sebelumnya posisinya sebagai stopper berduet dengan Ikhwan Ciptady nyaris tidak tergantikan oleh pemain lain. Sebagai gantinya, Jafri Sastra menempatkan Absor Fauzi sebagai stopper berduet dengan Ikhwan Ciptady. Sementara di posisi bek sayap kiri, Jafri Sastra masih setia memasang Soni Setiawan.

“Kemampuan pemain ini merata. Seluruh pemain yang saya punya harus bisa bermain di dua posisi berbeda. Ini akan memudahkan pelatih meracik strategi di kompetisi Liga 2 maupun Piala Indonesia,” kata Jafri Sastra melalui media officer Persis Solo, Jumat (8/6/2018).

Pemain lain yang dijajal di posisi berbeda adalah Ade Fanny Pratama. Jebolan Persis Junior itu berposisi asli sebagai winger kanan. Namun, di posisi ini, ia kalah bersaing dengan Dedi Cahyono Putro sehingga Jafri Sastra lebih suka menempatkan Ade Fanny sebagai bek sayap kanan.

Belakangan, pemain berusia 20 tahun ini juga dijajal sebagai stopper oleh Jafri Sastra. Bila sukses bertugas sebagai stopper, bisa dibilang Ade Fanny merupakan pemain serba bisa yang dimiliki Persis Solo.

Jafri Sastra memang kerap melakukan bongkar pasang pemain dalam sesi uji coba atau pertandingan resmi. Jalwandi yang bisa beroperasi sebagai winger kanan dan kiri sempat dijajal sebagai playmaker. Barangkali hanya Johan Yoga yang masih konsisten dipasang sebagai striker tunggal alias target man yang bergantian dengan Tri Handoko.

Johan yang berpostur 182 cm itu diharapkan bisa memanfaatkan kondisi fisiknya itu untuk mencetak gol melalui heading. Sebuah heading berkelas sudah ia tunjukkan kala Persis Solo melumat Timnas U-19 dengan skor 3-0 pada akhir Mei 2018 lalu.