Austria Jadi Ujian Terakhir Brasil Sebelum ke Piala Dunia 2018

Timnas Brasil (Reuters/Andrew Boyers)
10 Juni 2018 19:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, VIENABrasil dan Austria terpaut 24 tangga dalam daftar ranking FIFA. Brasil berada di posisi kedua dan Austria berdiri di undakan ke-26.

Secara historis, Brasil juga lebih unggul dari Austria. Selecao, julukan Brasil, merupakan pemecah rekor juara dunia lima kali. Sedangkan pencapain terbaik Austria di Piala Dunia hanya sampai peringkat ketiga. Austria bahkan gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia yang bakal dibuka, Kamis (14/6/2018) mendatang.

Wajar apabila banyak yang memprediksi Brasil bakal dengan mudah mengatasi Austria pada laga persahabatan di Ernst-Happel, Viena, Austria, Minggu (10/6/2018) pukul 21.00 WIB. Ini merupakan uji coba terakhir Brasil sebelum melakoni laga pembuka Grup E Piala Dunia 2018 melawan Swiss, Senin (18/6/2018) mendatang.

Sejak kualfiksi zona Conmebol berakhir Oktober 2017 silam, Brasil sudah lima kami menjajal kekuatan mereka di laga uji coba. Hasilnya, pasukan binaan Tite meraih hasil nyaris sempurna, dengan empat kali menang dan sekali seri. Austria sepertinya bakal menjadi korban Selecao berikutnya sebelum mereka terbang ke Rusia.

Meski demikian, Brasil perlu mewaspdai potensi kejutan dari Austria. Das Team, julukan kesebelasan Austria, seperti terlahir kembali bersama pelatih baru mereka, Franco Foda. Setelah menelan hasil buruk di kualifikasi, Austria meraih lima kemenangan beruntun bersama Foda.

Megabintang Brasil, Neymar, kemungkinan besar akan dijajal sebagai starter untuk kali pertama sejak mengalami cedera parah bersama Paris Saint Germain (PSG) tiga bulan silam. Pelatih Brasil, Tite, telah kehilangan gelandang serang di sisi kiri, Fred, yang dibekap cedera setelah ditekel rekan setimnya, Casemiro, di sesi latihan, Kamis (7/6/2018). Tite pun menurunkan Neymar dalam formasi inti saat sesi latihan di London tersebut.

Neymar melakoni comeback dari bangku cadangan ketika Brasil menjinakkan Kroasia 2-0 di Anfield, Liverpool, Minggu (3/6/2018) lalu. Pemain termahal di dunia itumencetak gol setelah mendribel bola melewati dua pemain Kroasia.

Di sisi lain, Tite juga mengindikasikan untuk menurunkan gelandang serang Chelsea, Willian, sejak menit awal. Dengan demikian, dengan masuknya duo winger, Neymar dan Willian, berarti Tite akan menggeser Philippe Coutinho sebagai gelandang sentral. Ketiganya akan mendukung striker utama yang bisa diperankan Gabriel Jesus atau Roberto Firmino.

"Semua pemain akan bertarung untuk memperebutkan posisi, sesi latihan kami sangat ketat," ujar full-back kiri Brasil, Marcelo, seperti dikutip Washingtonpost.com.