Piala Dunia 2018: Bukan Icardi, Ini Pengganti Lanzini di Timnas Argentina

Mauro Icardi (Reuters/Alessandro Garofalo)
10 Juni 2018 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BUENOS AIRES — Penyerang Inter Milan, Mauro Icardi, bisa jadi sangat berharap masuk skuat Argentina di Piala Dunia 2018 ketika mendengar gelandang Manuel Lanzini cedera di sela-sela persiapan La Albiceleste ke Rusia.

Icardi sebenarnya memiliki modal besar untuk masuk skuat juara dunia dua kali itu. Dia moncer sebagai top scorer di Seri-A musim 2017/2018. Namun, Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, lagi-lagi menolak memasukkan Icardi ke daftar 23 nama pemain yang dibawanya ke Rusia, lokasi Piala Dunia 2018.

Setelah Lanzini dipastikan tidak bisa memperkuat Argentina karena cedera, Sampaoli memutuskan memasukkan gelandang River Plate, Enzo Perez, untuk mengisi kekosongan tersebut. Padahal secara usia, Perez telah memasuki masa uzur sebagai pesepak bola. Pemain yang mengantongi 23 cap untuk Argentina tersebut menginjak usia 32 tahun.

“Enzo Perez akan menggantikan Manuel Lanzini yang mundur [karena cedera]” jelas pernyataan Federasi Sepak Boal Argentina dalam akun Twitter resmi mereka, Sabtu (9/6/2018).

Lanzini mengalami cedera ligamen di lutut kanannya. Dia harus angkat kaki dari skuat Argentina, Jumat (8/6/2018), untuk menjalani rehabilitasi. Pemanggilan Lanzini sendiri sebebarnya cukup mengejutkan. Maklum, penampilannya bersama West Ham United tidak menonjol.

Dia hanya melesakkan lima gol dalam 29 penampilan. Tentu secara produktivitas gol, Lanzini masih kalah jauh jika dibandingkan Icardi yang memborong 29 gol dalam 36 penampilan bersama Inter Milan pada 2017/2018.

Di posisi penyerang tengah, Sampaoli telah memiliki Sergio Aguero dan Gonzalo Higuain untuk diandalkan di Rusia nanti. Produktivitas Higuain di Seri-A sebenarnya kalah ketimbang Icardi. Tapi Higuain sudah menjadi langganan La Albiceleste di turnamen-turnamen besar. Selain Aguero dan Higuain, Sampaoli masih mempinyai dua wide striker yakni Lionel Messi dan Paulo Dybala sebagai amunisi serangan La Albiceleste.