Rivalitas di Piala Dunia: Pele Vs Maradona Hingga Zidane Vs Materazzi

Insiden yang melibatkan Zinedine Zidane dan Marco Materazzi (Forza Italian Football)
11 Juni 2018 20:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOLOPiala Dunia 2018 segera digelar. Tak hanya rivalitas antartim, ada pula rivalitas antarpemain yang terjadi di turnamen akbar empat tahunan tersebut. Hal itu sudah terlihat dalam beberapa edisi Piala Dunia.

Berikut rivalitas antarpemain di Piala Dunia yang paling bersejarah seperti dikutip dari Espn, Senin (11/6/2018):

Pele Vs Diego Maradona

Penampilan terakhir Pele di Piala Dunia terjadi pada 1970, sedangkan Maradona memulai kariernya di Piala Dunia pada 1982. Otomatis keduanya tidak pernah bertemu langsung satu sama lain di turnamen terakbar di dunia tersebut. Meski demikian, dua pemain legendaris tersebut menjalani karier gemilang dalam beberapa edisi Piala Dunia.

Pele ketika menjadi juara pada 1958 dan 1970 serta Maradona dengan gol tangan Tuhan-nya saat Argentina menjadi juara di 1986. Sampai sekarang, masih terjadi perdebatan sengit siapakah legenda yang pantas menjadi pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia?

David Beckham Vs Diego Simeone

Tensi panas terjadi antara kapten Inggris, David Beckham, dengan gelandang temperamental Argentina, Diego Simeone, pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis. Beckham yang terjatuh karena ditekel Simeone tidak terima dan membalas perbuatan pria yang kini menjad pelatih Atletico Madrid tersebut dengan tendangan.

Wasit yang menyaksikan ulah Beckham langsung mengusirnya keluar lapangan. Diusirnya Beckham pada menit ke-47 itu mempengaruhi penampilan Inggris. Wajar apabila sebagain orang menyebut suami Victoria tersebut disebut sebagai biang kerok kegagalan Inggris di Piala Dunia 1998.

Zinedine Zidane Vs Marco Materazzi

Tandukan Zidane ke Materazzi menjadi momen sensasional di final Piala Dunia 2006. Zidane yang biasanya kalem terprovokasi ucapan dan sikap Materazzi yang membuat legenda Prancis itu diusir keluar lapangan pada menit ke-110. Italia yang diperkuat Materazzi akhirnya mengangkat gelar juara setelah menyingkirkan Prancis lewat adu penalti.

Rudi Voller Vs Frank Rijkaard

Persaingan Voller (Jerman Barat) dengan Rijkaard (Belanda) sudah terjadi sejak Piala Dunia 1974 di Jerman, puncaknya di Piala Dunia 1990 di Italia. Rijkaard tidak mempunyai pilihan lain selain menggajal Voller untuk menghentikan pergerakan lincah bintang Jerman Barat itu. Entah karena apa, Rijkaard lantas terlihat meludahi belakang kepala Voller.

Tak berhenti sampai di situ, keduanya juga terlibat adu mulut setelah Voller menepis tangan Rijkaard. Rijkaard yang kembali meludahi belakang kepala Voller akhirnya diganjar kartu merah. Jerman mengalahkan Belanda dengan skor 2-1 pada babak 16 besar tersebut dan melaju hingga juara.

Mauro Tassotti Vs Luis Enrique

Tassotti (Italia) termakan provokasi Enrique (Spanyol) di perempat final Piala Dunia 1994. Ia pun tak segan menyikut wajah Enrique hingga ia terkena sanksi FIFA berupa larangan bertanding dalam delapan laga. Namun pada 2011 lalu, keduanya sepakat mengakhiri dan saling memaafkan atas peristiwa yang dikenal sebagai Villains tersebut.