Tony Adams: Inggris Tak akan Juara Piala Dunia 2018

Timnas Inggris (Reuters/Carl Recine)
13 Juni 2018 04:30 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW — Inggris merupakan salah satu kontestan Piala Dunia 2018 yang pernah menyandang status juara di turnamen sepak bola paling akbar sejagat itu. Meski demikian, penggawa yang diusung tim berjuluk The Three Lions tersebut sebagian besar tidak pernah mencicipi label juara, baik di level tim nasional maupun klub.

Mantan bek Arsenal, Tony Adams, bahkan menilai Inggris tidak akan menjuarai Piala Dunia 2018 karena The Three Lions membawa sebagian besar pemain Tottenmhan Hotspur. Sudah menjadi rahasia umum, Spurs memang sulit merengkuh titel di kompetisi antarklub di Inggris. Padahal, tim berjuluk The Lillywhites itu mampu menjadi pesaing serius di perebutan gelar Liga Premier dalam beberapa tahun terakhir.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, memasukkan lima pemain Spurs ke skuat yang diboyongnya ke Rusia. Mereka adalah Harry Kane, Dele Alli, Danny Rose, Eric Dier, dan Kieran Trippier. Kane bahkan dipercaya sebagai kapten.

“Anda harus bisa memegang emosi dan mentalitas juara dan jika Anda tahu bagaimana memenanginya, mereka tidak akan menjadi juara. Saya benar-benar cemas dengan adanya pemain-pemain Tottenham. Saya pikir mereka tidak tahu bagaimana caranya juara. Mereka pemain yang sangat bagus, namun pada poin tertentu, semusim dan turnamen, Anda harus lebih dari itu. Secara psikologis para pemain harus punya [mentalitas juara],” jelas Adams, seperti dilansir espn.com, Selasa (12/6/2018).

Sementara itu, kapten Timnas Kroasia, Luka Modric, rela menukar beberapa trofi yang diperolehnya bersama Real Madrid dengan gelar Piala Dunia untuk negaranya. Di level klub, Modric kebanjiran gelar bersama Madrid.

Ia tercatat meraup 12 titel bersama klub berjuluk Los Blancos itu, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun dalam tiga tahun terakhir. Tapi prestasi Modric bersama Kroasia kering kerontang.

"Ini [2017/2018] merupakan musim yang sulit dan panjang, di Liga Primera dan Copa del Rey kami tidak bermain sesuai harapan. Di pengujung musim, kami memenangi gelar paling penting. Saya senang menjadi bagian kesuksesan klub yang akan selalu diingat dalam sejarah. Namun saya akan menukar beberapa trofi yang sudah saya menangi dengan Madrid untuk satu gelar besar dengan Kroasia!," ujar Modric, dilansir dailymail.co.uk.