ISIS Ancam Lakukan Serangan di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 (Reuters/Michael Dalder)
17 Juni 2018 15:28 WIB Chelin Indra Sushmita Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW – Kompetisi sepak bola paling bergengsi, Piala Dunia 2018, dibayangi ancaman dari kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Beberapa hari belakangan, ISIS gencar merilis video propaganda berisi ancaman penyerangan ajang bergengsi yang di gelar di Rusia.

Dikutip dari Daily Star, Minggu (17/6/2018), ISIS merilis video ancaman sejak Rabu (13/6/2018). Video tersebut menunjukkan cuplikan penyerangan memakai bom drone berlogo ISIS di Olympic Village, Sochi, Rusia, salah satu pusat Piala Dunia 2018.

Video tersebut menampilkan 11 pria memegang bendera ISIS. Ada tiga pria yang wajahnya sengaja disamarkan. "Tidak ada yang tahu kami beroperasi di sini [Kota Sochi]. Kami sedang menunggu Anda. Kami mengawasi gerak-gerik Anda. Jadi, berhati-hatilah," kata seorang pria.

Sebelumnya, ISIS telah merilis video ancaman lain. Mereka menegaskan bakal melakukan penyerangan pada ajang Piala Dunia 2018. "Ini akan menjadi pembantaian yang belum pernah Anda saksikan sebelumnya. Kami akan membunuhmu di Tanah Airmu, di Piala Dunia 2018. Tunggu kami," demikian isi dari video propaganda ISIS.

Tak ketinggalan, ISIS menyebutkan nama Presiden Rusia, Vladimir Putin. Direktur Perusahaan Keamanan Siber Sixgill, Omer Carmi, mengatakan, propaganda tersebut mungkin sengaja dilakukan untuk menakuti Vladimir Putin.

"ISIS berusaha membangkitkan semangat para pengikutnya dengan cara merilis video propaganda. ISIS mungkin saja menganggap ajang Piala Dunia 2018 ini sebagai sarana membalas dendam kepada Rusia karena terlibat koalisi untuk melawan," terang Omer Carmi.

Pemerintah ISIS telah memperketat penjagaan untuk mengamankan ajang Piala Dunia 2018. Mereka tak mau ambil risiko dengan mengabaikan ancaman ISIS begitu saja. Mereka telah bekerja menghancurkan sel-sel ISIS yang ada di Rusia sejak awal 2018.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat memperingatkan warganya untuk berhati-hati jika melakukan perjalanan ke Rusia untuk menonton Piala Dunia 2018. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang dirilis, Jumat (15/6/2018), terkait ancaman ISIS.

"Meski keamanan untuk Piala Dunia sangat ketat, namun teroris mungkin saja tetap beraksi. Jadi, berhati-hatilah," demikian imbauan resmi dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

Tokopedia