Piala Dunia 2018: Awas Portugal, Maroko Tetap Berbahaya!

Timnas Portugal (Miguel Vidal)
20 Juni 2018 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW — Puja-puji langsung bertebaran bagi Portugal setelah mereka mampu menahan tim raksasa Spanyol, 3-3, dalam laga pembuka Grup B Piala Dunia 2018 pekan lalu. Semangat pantang menyerah Portugal patut diacungi jempol setelah mampu menyamakan kedudukan dari ketertinggalan 2-3 hingga dua menit jelang bubaran.

Penampilan heroik ini jelas membawa Cristiano Ronaldo dkk. diunggulkan untuk meraih kemenangan perdana di Rusia saat melawan Maroko di Stadion Luzhniki, Rabu (20/6/2018) malam WIB. Sang lawan Maroko memang dalam mood yang kurang baik setelah ditekuk Iran dengan skor 0-1 di laga pembuka.

Kekalahan itu semakin menyakitkan karena didapat dari gol bunuh diri pemain mereka, Aziz Bouhaddouz, di menit ke-95. Itu menjadi kekalahan pertama Singa Atlas, julukan Maroko, dalam 18 pertandingan terakhir di semua ajang.

Namun performa kurang meyakinkan Maroko di awal turnamen bisa menjadi jebakan bagi Portugal jika mereka terlalu percaya diri. Portugal diyakini akan melawan Maroko yang sama sekali berbeda seperti saat dibekap Iran. Anak asuh Herve Renard tak akan segan melancarkan serangan bergelombang lewat pemain macam Hakim Ziyech, Younes Belhanda hingga Amine Harit.

Meski tak banyak dibicarakan, Harit adalah pengumpan ulung yang wajib diwaspadai Pepe dkk. Pemain 21 tahun itu sukses mengemas tiga assist hanya dari tujuh penampilan bersama Singa Atlas. Jangan lupa Maroko masih punya striker Ayoub El Kaabi yang mampu mencetak 11 gol dalam 11 laga internasionalnya.

“Kami frustrasi dengan kekalahan melawan Iran, tapi kami harus melupakan dan fokus pada Portugal. Kami percaya masih bisa lolos [ke babak 16 besar],” ujar gelandang Maroko, Faycal Fajr, seperti dilansir Zineb El Houari, Senin (18/6/2018).

Tak hanya punya potensi ledak di lini depan, pertahanan Maroko juga dikenal sangat sulit ditembus. Keberadaan Medhi Benatia dan Romain Saiss di jantung pertahanan membuat Maroko sama sekali tidak kebobolan dalam enam laga kualifikasi Piala Dunia zona Afrika. Hal ini tentu perlu diperhatikan Portugal yang masih Ronaldo sentris.

Jika pergerakan Ronaldo yang mencetak hattrick saat melawan Spanyol dimatikan, Portugal bisa celaka. Faktanya, daya gedor Seleccao Das Quinas, julukan Portugal, memang tak terlalu impresif dan cenderung hanya mengandalkan striker Real Madrid itu. Winger Portugal seperti Bernardo Silva dan Bruno Fernandes masih miskin kreativitas.