Piala Dunia 2018: Menanti Reaksi Arab Saudi

Timnas Arab Saudi (Reuters/Marcelo Del Pozo)
20 Juni 2018 16:25 WIB Moh Khodiq Duhri Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW - Arab Saudi harus segera melupakan kekalahan telak 0-5 dari Rusia di laga pembuka Piala Dunia 2018. Tim berjuluk The Green Falcons ini bakal menghadapi lawan berat yakni Uruguay dalam laga kedua Grup A di Rostov Arena, Rabu (20/6/2018) pukul 22.00 WIB.

Kekalahan telak 0-5 di laga pembuka jelas bukan bekal ideal bagi Arab Saudi untuk menghadapi Uruguay yang dipertandingan pertama mampu menang 1-0 kontra Mesir. Menghadapi Uruguay yang menjadi salah satu raksasa Amerika Latin, pelatih Arab Juan Antonio Pizzi kemungkinan mengubah komposisi pemain di starting line-up bila tidak ingin kembali bernasib tragis.

Pertandingan antara Arab Saudi melawan Uruguay menjadi momen istimewa bagi Luis Suarez. Pemain Barcelona itu akan memainkan pertandingan ke-100 bersama La Celeste, julukan Timnas Uruguay. Bila diturunkan saat menghadapi Arab Saudi, Suarez akan menjadi pemain keenam yang memiliki 100 caps atau lebih di sepanjang sejarah Timnas Uruguay.

Suarez saat ini menjadi pencetak gol terbanyak untuk negaranya sepanjang masa dengan torehan 51 gol. Suarez memang tidak mampu mencetak gol di laga perdana kontra Mesir. Namun, Suarez tetap menjadi pilihan utama di lini depan Uruguay.

“Saya telah melihat banyak pemain hebat seperti [Lionel] Messi dan [Diego] Maradona tidak hidup sesuai dengan potensi mereka dalam pertandingan. Ini bukan dosa. Suarez tidak bermain sebaik biasanya, tetapi ia memiliki tiga peluang mencetak gol [saat menghadapi Mesir]. Penjaga gawang itu menyelamatkan beberapa peluang darinya. Ini problem yang dihadapi semua striker,” papar Oscar Tabarez seperti dilansir Espn.com, Selasa (19/6/2018).

Selain Suarez, pemain lain yang wajib diwaspadai Arab Saudi adalah Edinson Cavani. Setelah gagal mencetak gol di laga pembuka saat Mesir, Edinson Cavani berpeluang membuka keran golnya di Rusia dalam laga ini.

Di atas kertas, Arab Saudi kemungkinan akan sulit meredam tekanan Uruguay yang dihuni banyak pemain bintang. Hasil imbang kontra Uruguay menjadi target yang paling realistis bagi wakil Asia ini. Serangan balik bisa menjadi senjata andalan bagi Arab Saudi. Al-Faraj yang memiliki kecepatan diharapkan menjadi pemain yang bisa membantu tim memuluskan skema serangan balik di pertandingan ini.

“Kami tidak seharusnya melupakan apa yang terjadi [pada laga pembuka]. Tetapi ini harus ditangani dengan cara yang tepat oleh para pemain, staf administrasi dan tim nasional,” kata Pelatih Arab Saudi Juan Antonio Pizzi seperti dilansir Arabnews.com

Tokopedia