Piala Dunia 2018: Skor Akhir Portugal vs Maroko 1-0

Stiker Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan gol ke gawang Maroko. (Reuters)
20 Juni 2018 21:03 WIB Jafar Sodiq Assegaf Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW - Portugal kembali harus berterima kasih kepada striker andalannya Cristiano Ronaldo. Pemain berjuluk CR7 ini kembali menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol untuk membawa kemenangan bagi Portugal di laga grup B Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Moscow, Rusia, Rabu (20/6/2018).

Maroko sebetulnya tampil memukau sepanjang laga. Meski terus menyerang, Maroko tetap harus mengakui keunggulan lantaran lini pertahanan Portugal yang sangat kukuh, skor pun tidak berubah hingga laga berakhir.

Babak Pertama

Babak pertama dimulai, Maroko sempat mencoba untuk melancarkan serangan. Ada dua tusukan cepat yang mereka lakukan tapi tak berbuah hasil. Sedangkan serangan Portugal dengan cepat berbuah hasil.

Berawal dari tendangan sudut pendek Bernardo Silva ke Joao Moutinho, gelandang Sporting CP tersebut memberikan umpan tarik sempurna yang disambut dengan tandukan tajam Cristiano Ronaldo di menit keempat. Ini menjadi gol keempat Ronaldo di Piala Dunia 2018.


Menurut Opta, ini menjadi gol ke-85 Ronaldo di timnas. Ia melewati Ferenc Puskas (84 gol) dan menjadi pemain eropa dengan jumlah gol terbanyak di timnas sepanjang masa. 

Gol ini membuat Portugal semakin paede. Pada menit kedelapan, Ronaldo berhasil membuat peluang kembali. Tapi, sepakan menyilangnya masih tipis disamping gawang Maroko.

Maroko mencoba bermain agresif dengan tusukan-tusukan dari sisi sayap. Pada menit ke-11, Medhi Benatia nyaris menyamakan kedudukan. Tapi, tandukan sang pemain masih bisa ditangkap Rui Patricio.

Portugal tampil lebih presisi dan kerap memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan Maroko untuk menyerang. Maroko pun beberapa kali membuat tusukan berbahaya, tapi tak satu pun yang efektif hingga menit ke-20.

Winger andalan Maroko, Hakim Ziyech membuat peluang pada menit ke-22. Tapi, tembakan pemain Ajax dari kotak penalti itu masih ditangkap oleh Patricio.

Maroko memperlihatkan dominasi dengan permainan atraktif yang menghibur. Namun, dari agresivitas itu, tak ada satu pun yang berbuah peluang berbahaya. 

Pada menit ke-31, Portugal mendapat peluang dari tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Maroko. Tapi, Ronaldo belum mampu mengulang gol tendangan bebasnya seperti saat lawan Spanyol. Kali ini sepakannya mengenai pagar hidup Maroko.

Portugal nyaris mencetak gol kedua pada menit ke-38. Berawal dari umpan akurat Ronaldo kepada Goncalo Guedes, sang striker sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Tapi, sepakan Guedes masih bisa ditepis oleh Munir. Babak pertama berakhir 1-0 untuk Portugal.

Babak Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, kedua tim kembali melancarkan serangan demi serangan. Akan tetapi ada yang sedikit berbeda dari apa yang terjadi pada babak pertama. Perbedaan itu adalah Maroko jauh lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Bahkan, Portugal belum sama sekali melakukan tendangan ke arah gawang di babak kedua ini. Hal tersebut terjadi karena pertandingan lebih banyak dimainkan di tengah lapangan serta di lini pertahanan Portugal.

Setidaknya, ada dua peluang emas bagi Maroko untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, berkat penjagaan luar biasa yang dilakukan kiper Portugal, Rui Particio, gawang Ronaldo dan kawan-kawan pun masih terselamatkan.

Medhi Benatia bisa dibilang menjadi pemain yang paling sering membuat pendukung Portugal di Stadion Luzhniki khawatir. Pasalnya, bek Juventus itu kerap kali membahayakan gawang Portugal melalui aksi-aksi pemain berusia 31 tahun itu.

Akan tetapi, semua usaha Maroko di awal babak kedua hingga menit akhir pertandingan tak membuahkan hasil. Mereka harus mengakui keunggulan Portugal di pertandingan kali ini berkat gol cepat yang dilakukan Ronaldo.

 

Susunan Pemain:

Portugal: Rui Patrício, Soares, Pepe, Fonte, R. Guerreiro, Bernardo Silva (Martins), Moutinho (Silva), Carvalho, Joao Mario (Fernandes), Guedes, Ronaldo.

Maroko: Munir, Nabil, Benatia, Manuel da Costa, Hakimi, Karim El Ahmadi (Fajr), Boussoufa, Amrabat, Younes (Carcela-Gonzalez), Ziyech, Boutaib (Kaabi).