Piala Dunia 2018: Kosta Rika Bak Makanan Empuk Bagi Brasil

Timnas Brasil (Reuters/Craig Brough)
22 Juni 2018 13:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, ST. PETERSBURG — Hasil seri 1-1 yang didapat Brasil saat melawan Swiss di laga perdana Grup E Piala Dunia 2018 sejatinya adalah aib bagi Tim Samba. Ini kali pertama mereka gagal meraih kemenangan dalam partai pembuka Piala Dunia sejak 1978.

Kegagalan meraup poin penuh juga membuat perjuangan Gabriel Jesus dkk. lebih terjal untuk lolos dari fase grup. Beruntung saat Brasil butuh kemenangan untuk membuka peluang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, mereka “hanya” bertemu tim sekelas Kosta Rika dalam laga kedua Grup E di St. Petersburg Stadium, Sabtu (23/6/2018).

Bagi Selecao, julukan Brasil, Kosta Rika adalah makanan empuk. Brasil selalu berhasil keluar sebagai pemenang dalam sembilan pertemuannya dengan Kosta Rika sejak 1959 hingga 2015, mencetak 27 gol dan cuma kebobolan tujuh gol.

Jika melihat sejarah pertemuan ini, sulit kiranya bagi Joel Campbell dkk. untuk membuat keajaiban di St. Petersburg. Los Ticos, julukan Kosta Rika, malah berpotensi menjadi lumbung gol jika tak hati-hati dalam mengantisipasi serangan trisula Selecao yakni Willian, Neymar dan Gabriel Jesus. Neymar sendiri dikabarkan sudah fit untuk turun di laga nanti.

Gelandang Brasil, Philippe Coutinho, mengaku tak ingin meremehkan Kosta Rika meski lawannya itu keok 0-1 di laga pertama melawan Serbia. Menurut pemain Barcelona itu, semua tim yang lolos ke Piala Dunia punya potensi mengejutkan. Tim Samba sendiri sudah merasakannya saat ditahan La Nati, julukan Swiss.

“Laga tersebut akan menjadi laga yang sulit seperti setiap laga di Piala Dunia. Laga mereka melawan Serbia ditentukan hanya oleh satu tendangan bebas,” terang Coutinho dilansir Four Four Two, Kamis (21/6/2018).

Di sisi lain, Los Ticos agaknya perlu memperbaiki kualitas serangannya di samping memperketat pertahanan saat melawan Brasil. Kosta Rika butuh lebih dari sekadar hasil seri untuk memperpanjang napas mereka di Rusia. Masalahnya performa juru gedor mereka masih di bawah standar.

Saat melawan Serbia, Los Ticos hanya mampu melepaskan tiga tembakan. Striker mereka, Marco Urena, bahkan hanya mencatatkan 14 sentuhan sebelum diganti di menit ke-67. Meski demikian, kapten Kosta Rika, Bryan Ruiz, mengklaim sudah memiliki kiat untuk menjinakkan Brasil.