Piala Dunia 2018: Imigran Kosovo Bikin Serbia Vs Swiss Kian Emosional

Swiss (Reuters/Jason Cairnduff)
22 Juni 2018 20:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, KALININGRAD — Kosovo memang tidak ambil bagian dalam Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun negara pecahan Serbia ini memunyai empat pemain yang kini membela Swiss yakni Valon Behrami, Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri hingga Haris Seferovic. Situasi ini tentu dapat memantik emosi tersendiri saat Swiss meladeni Serbia dalam laga kedua Grup E Piala Dunia di Kaliningrad Stadium, Sabtu (23/6/2018) dini hari WIB.

Konflik panjang memang memaksa Kosovo memisahkan diri dari Serbia 10 tahun lalu. Sebelum peristiwa monumental itu, cukup banyak warga Kosovo yang mengungsi ke Swiss untuk mencari kehidupan yang lebih layak. Saat masih menjadi bagian provinsi Serbia, warga Kosovo memang akrab dengan penindasan. Kini hampir setengah juta warga Balkan menetap di Swiss, sebagian menjadi pilar penting di negara barunya seperti Behrami dkk.

Melihat latar belakang sejarah tersebut, laga Swiss kontra Serbia tentu bukan sekadar memperebutkan tiket ke babak 16 besar. Ada harga diri yang sedang dipertaruhkan para pemain La Nati yang lahir dan dibesarkan di Kosovo. Paman Valon Behrami, Qaush Behrami, yakin keponakannya menyimpan motivasi khusus untuk meraih kemenangan atas Serbia.

Qaush mengungkapkan orangtua Behrami tersiksa saat Kosovo masih menjadi provinsi Serbia. “Kedua orangtuanya kehilangan pekerjaan, ayahnya dipersekusi,” ucap Qaush dilansir The Local, Kamis (21/6/2018).

Ayah Granit Xhaka juga tak kalah mendapat perlakuan buruk setelah dipenjara di era Presiden bertangan besi, Slobodan Milosevic. Terlepas dari ambisi balas dendam para “pasukan imigran” Kosovo, Swiss juga ingin membuktikan diri bahwa mereka lebih dari sekadar kuda hitam. Selama ini La Nati memang cenderung dianggap sebelah mata meski hanya kalah sekali dalam 23 laga terkini di semua ajang.

Terakhir, Swiss mampu menahan imbang tim raksasa Brasil  1-1. Serbia tentu tak akan begitu saja memberikan karpet merah bagi Swiss untuk mendikte permainan. Apalagi Aleksandr Kolarov dkk. berambisi mengamankan satu kemenangan lagi untuk menyegel satu tiket ke babak selanjutnya.

Di laga perdana Serbia mampu membungkam Kosta Rika dengan skor 1-0. Pelatih Serbia, Mladen Krstajic, mengindikasi masih mengandalkan Aleksandr Mitrovic sebagai ujung tombak meski sang striker gagal mencetak gol di laga pembuka. “Semua tahu kualitasnya, dia hanya kurang beruntung di laga kemarin,” ujarnya dilansir Fox Sports