Piala Dunia 2018: Ayo Pertahankan Tradisi, Jerman!

Timnas Jerman (Reuters/Kai Pfaffenbach)
23 Juni 2018 14:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOCHI - Jerman bisa dikatakan sebagai salah satu tim paling konsisten dalam sejarah Piala Dunia. Sejak kali pertama ikut Piala Dunia pada 1938, tim berjuluk Die Mannschaft selalu lolos ke turnamen sepak bola paling digilai seluruh penjuru dunia tersebut.

Jerman mengoleksi empat gelar juara dalam 18 penampilan. Langkah mereka minimal sampai perempat final dalam sembilan edisi terakhir. Yang paling fenomenal, Jerman tak pernah terhenti di fase grup.

Hanya sekali Jerman tidak lolos dari fase grup. Tapi itu karena juara dunia empat kali ini absen di Piala Dunia 1950 menyusul sanksi karena peran mereka di Perang Dunia II. Dengan kata lain, tidak ada yang mampu menandangi konsistensi Jerman lolos dari fase grup sejak 1938. Bahkan, juara dunia lima kali, Brasil, pernah tersandung di babak grup pada Piala Dunia 1966.

Sayang, Die Mannschaft sedang diuji untuk menjaga tradisi lolos dari fase grup turnamen sepak bola terakbar di dunia yang sudah mereka pegang selama 80 tahun tersebut di Piala Dunia 2018 Rusia kali ini. Kekalahan dari Meksiko pada laga perdana Grup F membuat pasukan Joachim Low terperosok di dua terbawah klasemen sementara Grup F bersama Korea Selatan. Mereka berada di bawah Meksiko dan Swedia yang masing-masing mengoleksi 3 poin setelah menang di laga perdana.

Jerman pun harus bangkit jika ingin membuka peluang lolos ke fase knock-out. Die Mannschaft dihadapkan pada laga berat lainnya melawan Swedia di Olimpiyskiy Stadion Fisht, Sochi, Minggu (24/6/2018) pukul 01.00 WIB. Hanya kemenangan yang bisa membuat Jerman bertahan di Rusia.

“Kami menghadapi dua laga penting dan kami harus memenangi keduanya [melawan Swedia dan Korea Selatan]. Tidak ada yang kami inginkan selain sukses. Tidak peduli siapa yang akan main, semua pemain yang berada di posisi masing-masing harus saling membantu siapa pun agar bisa tercipta gol-gol,” jelas bomber Jerman, Thomas Muller, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/6/2018).

Mental juara Jerman benar-benar akan diuji dalam duel di Sochi nanti. Sebaliknya, Swedia bisa memanfaatkan tekanan yang dialami musuh mereka tersebut untuk membuka peluang emas lolos ke babak 16 besar. Jika bisa menumbangkan Jerman, Swedia dipastikan menginjakkan kaki di fase knock-out untuk kali pertama sejak Piala Dunia 2006 di Italia.

Sebenarnya hasil seri sudah cukup mengantar tim berjuluk Blagult lolos ke babak 16 besar, namun pasukan Janne Andersson berjanji akan memburu hasil semaksimal mungkin. “Kami akan kerahkan segalanya dan sepintar mungkin ketika sedang menguasai atau sedang tidak menguasai bola,” jelas winger Swedia, Emil Forsberg.