Piala Dunia 2018: Tantang Korsel, Meksiko Ingin Menang Demi Osorio

Meksiko (Reuters/KaiPfaffenbach)
23 Juni 2018 18:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

 Solopos.com, ROSTOV ON DON — Juan Carlos Osorio bukanlah pelatih yang populer di mata pendukung Timnas Meksiko. Bahkan, pria berusia 56 tahun tersebut sempat mendapat cemoohan dari suporternya sendiri ketika Meksiko takluk dari Skotlandia pada laga perpisahan sebelum Piala Dunia 2018 Rusia.

Osorio kerap mendapat kritik. Padahal statistiknya lumayan bagus, yakni 32 kemenangan, sembilan seri, dan delapan kekalahan dalam 49 laga sejak menukangi tim berjuluk El Tri ini pada 2015. Namun, anggapan sinis kepada Osorio berubah ketika ia berhasil membawa Meksiko menaklukkan juara bertahan Piala Dunia, Jerman, dengan skor 1-0 pada laga perdana timnya di Piala Dunia 2018.

Laga kedua Grup F melawan Korea Selatan (Korsel) di Rostov Arena, Rostov, Sabtu (23/6/2018) pukul 22.00 WIB merupakan pertandingan ke-50 bagi Osorio bersama Meksiko. Para pemain Meksiko pun akan berusaha menyuguhkan kemenangan sebagai kado di laga spesial sang pelatih. Kemenangan sekaligus bakal memastikan El Tri lolos ke babak 16 besar untuk kali ketujuh di turnamen sepak bola paling prestisius di muka bumi ini.

“Ketika Anda melihat seseorang dengan komitmen, kerja keras, seperti yang dia [Osorio] tunjukkan, Anda tidak bisa percaya ada orang yang radikal memberi penilaian [buruk] padanya. Dia jenius, namun berbeda. Saya harap dia mendapat pujian selayaknya,” jelas wing back Meksiko, Miguel Layun, seperti dilansir Reuters, Jumat (22/6/2018).

Hirving Lozano yang mencetak gol indah ke gawang Jerman bisa kembali menjadi pemain kunci Meksikodi laga kedua Grup F nanti. Selebrasi pendukung El Tri karena gol Lozano itu disebut-sebut sampai menimbulkan guncangan (gempa bumi) ringan di Meksiko.

Sementara tekanan besar akan berada di pundak bintang Korsel, Son Heung-min. Pilar Tottenham Hotspur itu diharapkan mampu menyelamatkan negaranya untuk tidak angkat koper lebih cepat dari Rusia setelah menelan kekalahan 0-1 dari Swedia pada laga perdana Grup F.

"Saya masih kecewa dengan penampilanku [melawan Swedia]. Saya merasa sangat-sangat menyesal kepada rekan-rekan setimku, karena tidak mencetak gol, itu salahku, karena saya harus bertanggung jawab," ungkap Son.