Piala Dunia 2018: Drama 7 Gol! Belgia Hancurkan Tunisia 5-2

Romelu Lukaku seusai mencetak gol ke gawang Tunisia di Spartak Stadium, Moskow, Sabtu (23/6/2018). (Twitter - FIFA)
23 Juni 2018 20:58 WIB Adib Muttaqin Asfar Dunia Share :

Solopos.com, SOLO -- Belgia menang secara meyakinkan dengan menggulung Tunisia di Grup G Piala Dunia 2018 di Spartak Stadium, Moskow, Sabtu (23/6/2018) malam WIB. Kemenangan diraih De Bruyne dkk melalui permainan terbuka dan atraktif sepanjang 90 menit.

Sudah unggul 3-1 di babak pertama, Roberto Martinez tak meminta anak asuhnya mengendurkan serangan. Belgia tetap berupaya menguasai bola hingga 52% berbanding 48% dan menekan. Hasilnya, pada menit 51, Eden Hazard yang menerima bola panjang dari Toby Alderweireld mencetak gol.

Hazard memamerkan skill individunya menaklukkan kiper Tunisia setelah berhadapan 1 lawan 1. Skor 4-1 untuk Belgia.

Tunisia sebenarnya belum menyerah. Sayangnya, serangan mereka selalu tumpul di kotak penalti lawan. Mereka bahkan sempat dominan pada rentang menit 58 hingga 66. Tercatat pada menit 65, penguasaan bola Tunisia mencapai 51%.

Hal ini tak lepas dari keluarnya Lukaku dan digantikan Fellaini untuk memperkuat lapangan tengah. Namun, keluarnya Lukaku masih bisa ditutupi agresifitas Michy Batshuayi yang berkali-kali melepaskan tembakan on target.

Menit 76, Batshuayi menggiring bola dan melepas tembakan keras yang masih melenceng dari mistar gawang. Peluang bersih didapatkannya pada menit 80 saat dirinya melepas tendangan keras di dalam kotak penalti namun membentur bagian atas mistar gawang.

Pada menit 82, lagi-lagi Batshuayi melepas tendangan keras jarak dekat yang masih mampu ditepis kiper Tunisia.

Batshyuayi akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan kerasnya menembus gawang Tunisia di menit 90. Menerima umpan silang panjang Youri Tielemans di sayap kanan, Batshuayi menjatuhkan diri sambil melepaskan tendangan first time. Belgia unggul 5-1.

Batshuayi kembali mengancam gawang Tunisia dengan tendangan yang hanya melenceng beberapa inci dari mistar gawang. Justru pada menit 93, Wahbi Khazri mencetak gol hiburan bagi Tunisia. Belgia 5 - 2 Tunisia

Babak Pertama

Dominasi Belgia sudah terjadi sejak awal dan memaksa pelanggaran yang berujung gol dari titik putih. Pada 10 menit pertama, Belgia sudah unggul dalam penguasaan bola hingga 67% berbanding 33. Sebelumnya pada menit ke 5, pergerakan Eden Hazard memaksa Syam Ben Youssef melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Gol! Eden Hazard yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang Tunisia. Skor 1-0 untuk Belgia.

Dominasi Belgia terus berlanjut. Beberapa kali tekanan datang dari tengah. Misalnya pergerakan Yannick Carrasco yang berujung tembakan Axel Witsel namun diblok oleh kiper Tunisia.

Berkali-kali menyerang khususnya dari sayap, Belgia menemukan peluang bersih pada menit 16. Gol! Romelu Lukaku bergerak di kotak penalti dan melepaskan tembakan ke gawang. Skor 2-0.

Namun, Tunisia merespons dengan baik gol Lukaku. Dua menit kemudian, pada menit 18, Wahbi Khazri melepas umpan silang dari tendangan bebas. Tak lama kemudian, Dylan Bronn yang membawa bola bergerak mencari ruang dan melepaskan tembakan dan gol. Skor berubah menjadi 2-1.

Permainan kedua tim menjadi sangat terbuka. Beberapa kali kedua kubu saling membuat peluang bersih. Carrasco sempat melepaskan crossing, namun berhasil diblok. Tak lama kemudian, Khazei pada menit 25 menusuk dari sayap kanan pertahanan Belgia namun gagal melepaskan crossing.

Namun, permainan terbuka Tunisia meninggalkan celah di lini belakang. Berkali-kali Kevin De Bruyne, Carrasco, dan Hazard mampu menembus kotak penalti. Puncaknya terjadi pada menit 43 saat crossing De Bruyne menyusuri muka gawang Tunisia yang tak terkawal namun Lukaku gagal melepas tembakan. Namun pada menit 47, Lukaku membayar lunas kegagagalannya. Berawal dari kesalahan bek kiri Tunisia, De Bruyne merebut bola dan mengirimkannya ke Hazard yang melepaskan umpan ke Lukaku. Striker MU itu pun menjebol gawang Tunisia. Skor 3-1 untuk Belgia.