Piala Dunia 2018: Penguasaan Bola 70% di Babak 1, Meksiko Hukum Korsel 1-0

Carlos Vela mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Korea Selatan di Rostov Arena, Sabtu (23/6/2018). (Twitter - FIFA)
23 Juni 2018 22:45 WIB Adib Muttaqin Asfar Dunia Share :

Solopos.com, ROSTOV-- Meksiko tampil sangat dominan dalam laga melawan Korea Selatan di Rostov Arena, Sabtu (23/6/2018) malam WIB. Meksiko yang memburu kemenangan di laga ini untuk menyegel tiket ke 16 besar, memforsir serangan di sisi sayap.

Hingga menit 11, Meksiko nyaris mutlak menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 70% berbanding 30%. Miguel Layun bergerak dari kiri ke kanan untuk mencari celah pertahanan Korsel yang masih rapat.

Menit 12, Layun melepas crossing ke area penalti Korsel yang disambut heading Javier Hernandez. Sayang, bola Hernandez masih terlalu melebar.

Korsel langsung merespons dengan serangan balik cepat. Hee Chan Hwang mencungkil bola ke arah penalti Meksiko namun tak menghasilkan apa-apa.

Menit 22, Son Heung Min melepas dua tendangan on target ke gawang Meksiko. Lepas dari kawalan, Son menerima umpan di sisi kiri pertahanan Meksiko sebelum melepas tendangan yang diblok Ochoa. Percobaan terakhirnya melebar ke sisi kiri gawang dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Petaka datang di kubu Korsel di menit 24. Layun mencoba menusuk dari sisi kanan pertahanan Korsel dan Yong Lee mencoba melakukan clearence. Sayang, tangan kanannya menyentuh bola di dalam kota terlarang dan wasit menunjuk titik putih.

Carlos Vela sukses mengeksekusi tendangan penalti di meit 26. Meksiko unggul 1-0.

Tekanan tak kunjung reda. Tendangan sudut Miguel Layun kembali mengancam gawang Korsel, namun bola diselamatkan oleh kiper Hyun Woo Cho. Meksiko masih mengendalikan penguasaan bola 73% berbanding 27%!

Son Heung Min masih menunjukkan kelasnya sebagai pemain Asia termahal saat ini dengan pergerakannya menusuk kotak penalti Meksiko. Menit 39, Son melepaskan tembakan namun gagal mengancam gawang Ochoa.

Hingga turun minum, Korsel belum mampu melepaskan diri dari tekanan Meksiko. Serangan mereka selalu gagal menembus rapatnya empat bek Meksiko yang disiplin menutup ruang tembak.

Tokopedia