6 Tembakan ke Gawang Korsel, Indonesia Kalah Dramatis 1-2

Timnas Indonesia U/23 (Antara/Wahyu Putro)
23 Juni 2018 20:26 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO -- Timnas Indonesia U-23 kalah dramatis dengan skor akhir 1-2 dari Korea Selatan laga uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6/2018) malam. Sempat menyamakan kedudukan di menit 91, Indonesia kembali kebobolan di menit 96.

Indonesia sebenarnya tampil lebih baik di babak kedua setelah tertinggal di babak pertama. Tercatat Indonesia mampu melepaskan 6 tembakan on target ke gawang Korea Selatan. Catatan ini lebih baik daripada laga-laga timnas U-23 sebelumnya yang umumnya hanya menghasilkan kurang dari 5 tembakan on target.

Sayangnya, berbagai peluang tak mampu berbuah gol karena rapatnya pertahanan Korsel yang diisi pemain-pemain berposter tinggi. Baru menjelang laga bubar, Indonesia tampil all out dengan keluarnya Hansamu Yanma dari posisinya sebagai bek tengah. Berawal dari umpan silang matang Saddil Ramdani di sisi kanan, Hansamu muncul dari belakang dan mencetak gol di menit 91. 

Namun, lini belakang Indonesia kembali lengah. Berawal dari tendangan bebas di menit 90+6 ke arah gawang Indonesia, bola dihalau oleh M Ridho. Bola muntah disambar oleh pemain Korea Selatan dari H. Seonggyu yang muncul dari tengah dengan tendangan firsttime-nya dan menjadi gol.

Pertahanan Indonesia sebenarnya cukup rapat di mulut gawang, namun tak mengantisipasi datangnya pemain lawan yang muncul dari lini kedua. Hansamu dkk pun harus mengakui kecerdikan permainan Korsel yang secara teknis tidak lebih baik dari Indonesia.

Babak Pertama

Di babak pertama, Indonesia tertinggal 0-1 setelah kebobolan menjelang turun minum. Beberapa kali melakukan serangan ke pertahanan Korea Selatan, Indonesia masih buntu saat mendekati kotak 16 meter Korsel. Serangan Indonesia bertumpu pada trio Septian David Maulana, Riko Simanjuntak, dan Febri Hariyadi.

Riko kerap membawa bola menyisir sisi kiri pertahanan Korsel, lalu melepas bola ke tengah untuk memudahkan Beto mencetak gol. Beberapa kali bola yang diarahkan ke Febri di sisi kanan pertahanan Korsel juga belum menghasilkan peluang bersih yang berujung gol.

Justru serangan Korsel pada menit 43 berbuah petaka. Pelanggaran yang terjadi di luar kotak penalti berbuah tendanga bebas untuk Korsel. Eksekusi tendangan bebas dengan tembakan langsung ke gawang masih bisa ditepis M Ridho sehingga berbuah tendangan sudut di sisi kiri pertahanan Indonesia.

Namun, di sinilah petaka terjadi. Tendangan sudut yang diakhiri sundulan bek jangkung Koresel Jeon Tae Wook meluncur ke gawang Indonesia. Kali ini, Ridho tak mampu menepis bola dan 0-1 untuk untuk keunggulan Korsel.

Merespons gol tersebut, Indonesia kembali berinisiatif menyerang. Serangan dari Riko di kanan, lalu ke kiri ke arah Febri dan Beto, gagal menghasilkan peluang. Beto bahkan belum mampu menembus kotak penalti Korsel hingga turun minum.

Tokopedia