Piala Dunia 2018: Polandia vs Kolombia, Masalah Hidup-Mati

Robert Lewandowski memungut bola dari gawang. (Reuters)
24 Juni 2018 09:45 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, KAZAN - Sepak bola tidak lebih berharga dibandingkan nyawa. Namun, itu bisa berlaku sebaliknya bagi beberapa orang di Kolombia.

Peristiwa miris terjadi ketika Andres Escobar meninggal dunia karena dibunuh setelah melakukan gol bunuh diri pada Piala Dunia 1994. Kolombia mungkin sudah belajar dari tragedi yang menodai sepak bola itu. Namun, ancaman pembunuhan kepada pemain-pemain Kolombia rupanya belum sepenuhnya reda setelah 24 tahun Escobar mengembuskan napas terakhirnya.

Gelandang Kolombia, Carlos Sanchez, pun disebut-sebut mendapat ancaman pembunuhan di media sosial setelah kartu merah yang dikantonginya pada menit ketiga saat kekalahan 1-2 dari Jepang dalam laga perdana Grup H Piala Dunia 2018. Polisi telah menginvestigasi kejadian itu. Namun, seluruh pemain Kolombia tentu tak bisa tenang jika mereka kembali menelan hasil buruk pada laga kedua Grup H melawan Polandia di Kazan Arena, Kazan, Senin (25/6/2018) pukul 01.00 WIB.

Duel di Kazan Arena juga menjadi masalah hidup-mati bagi kedua tim untuk tetap bertahan di Rusia. Itu karena Polandia dan Kolombia yang difavoritkan lolos ke fase knock out dari Grup H justru sama-sama menelan kekalahan dalam laga perdana masing-masing. Jika Kolombia takluk dari Jepang, Polandia secara mengejutkan dipermalukan Senegal 1-2. Artinya, siapa pun yang menelan kekalahan di Kazan Arena, mereka hampir dipastikan angkat koper dari Rusia.

“Ini akan seperti laga final. Masing-masing tim akan bertarung keras mendapatkan bola dan kami akan menutup ruang supaya lawan tidak bisa masuk area kami,” koar bomber Kolombia, Radamel Falcao, seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/6/2018).

Pelatih Kolombia, Jose Pekerman, diprediksi akan menduetkan Falcao dengan penyerang Luis Muriel s di lini depan. Namun, bukan hanya Muriel dan Falcao yang diharapkan bisa menjadi tumpuan serangan Kolombia melawan Polandia. Kapten mereka, James Rodriguez, yang meraih sepatu emas di Piala Dunia 2014 juga diharapkan kontribusinya untuk memperpanjang napas wakil Amerika Latin ini di Rusia. Pemain yang dipinjam Bayern Munich dari Real Madrid tersebut bakal kembali ke line-up setelah hanya turun dari bangku cadangan saat kalah dari Jepang karena masalah cedera. 

“Di tim nasional tidak boleh ada drama, kami semua harus bicara, menyadari kekalahan di laga perdana yang seharusnya kami bisa menangi, namun sekarang kami harus menatap ke depan,” ujar Pekerman, seperti dilansir sportingnews.com.

James akan bertarung dengan rekan seklub di Bayern Munich, Robert Lewandowski, yang berkostum Polandia. Lewy, sapaan akrabnya, gagal menyelamatkan Polandia dari kekalahan saat melawan Senegal. Ia juga belum berhasil menambah koleksi golnya untuk tim berjuluk Si Elang.

“Kolombia tim yang sangat berat, namun kami bisa melakukannya, mendapatkan tiga poin,” ujar gelandang Polandia, Grzegorz Krychowiak, seperti dikutip fifa.com.

Laman Whoscores memprediksi Polandia bakal menang tipis 2-1 atas Kolombia. Statistik Polandia di pertandingan sebelumnya terbilang lebih baik, meski sama sama kalah di laha pembuka. Terlebih Kolombia bermain tanpa salah satu bek andalanya Carlos Sanchez.