Piala Dunia 2018: Pertahanan Spanyol Masih Mengkhawatirkan

Spanyol (Reuters/Jorge Silva)
27 Juni 2018 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, KALININGRAD — Kebobolan lima gol hanya dari fase grup jelas bukan pencapaian yang gemilang bagi tim sekelas Spanyol. Meski mampu lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2018 dengan status juara grup, Spanyol dinilai masih punya banyak kelemahan yang dapat dieksplotasi lawan.

Selain gampang kebobolan, kelemahan yang paling mengkhawatirkan yakni hilangnya jati diri La Furia Roja sebagai tim dengan determinasi dan penguasaan bola menawan. Hal itu kembali terlihat saat La Furia Roja bermain imbang 2-2 melawan Maroko dalam laga pamungkas Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Kaliningrad, Selasa (26/6/2018) dini hari WIB.

Spanyol bahkan dua kali tertinggal lebih dulu lewat Khalid Boutaib dan Youssef En-Nesyri. Beruntung Spanyol punya Isco dan Iago Aspas yang menghindarkan tim dari kekalahan sekaligus menutup ancaman tersingkir dari Piala Dunia.

Di babak 16 besar, Spanyol sudah ditunggu tuan rumah Rusia yang fini sebagai runner up Grup A. Dengan ketajaman Rusia yang mampu mencetak delapan gol di fase grup, Spanyol bisa ketar-ketir jika tak segera memperbaiki performa mereka. Isco menilai timnya masih melakukan kesalahan-kesalahan mendasar hingga akhir fase grup.

Menurut pemain Real Madrid itu, hal tersebut tak boleh terulang lagi. “Mulai sekarang setiap pertandingan adalah soal hidup atau mati,” ujar Isco dilansir Marca, Selasa.

Dari tiga laga yang sudah dimainkan Spanyol, Isco melihat timnya mulai kehilangan jati diri. “Kami kehilangan sesuatu yang kami pahami dengan baik, mengontrol pertandingan dan menguasai bola,” lanjutnya.

Isco memang menjadi satu dari sedikit pemain Matador yang kontribusinya patut diacungi jempol saat melawan Maroko. Sepanjang pertandingan, dia banyak terlibat dalam permainan dengan catatan 128 kali menyentuh bola dan enam kali memberikan umpan kunci. Tanpa sentuhannya, bisa jadi Spanyol tak mampu mengimbangi performa Maroko yang bermain tanpa beban.

Satu peran penting Isco dalam laga tersebut adalah mengembalikan kepercayaan pasukan Fernando Hierro ketika dalam keadaan tertinggal 0-1. Ia mencetak gol penyeimbang lima menit setelah gol pertama dari Maroko, setelah mendapatkan umpan dari Andres Iniesta.