Ayo Tancap Gas Sejak Awal, Jerman!

Timnas Jerman (Reuters/Christian Hartmann)
27 Juni 2018 19:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, KAZAN — Jika diibaratkan sebuah mobil, skuat Jerman  bisa disebut Ferrari. Identik dengan laju cepat dan harga mewah. Amunisi yang dibawa Pelatih Jerman, Joachim Low, ke Piala Dunia 2018 memang sangat menyilaukan mata siapa saja. Mereka merupakan gabungan pemain yang menjuarai Piala Dunia 2014 dan Konfederasi 2017.

Tak ayal, mesin tim berjuluk Die Mannschaft begitu panas pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Jerman melesat dengan mencetak 43 gol hanya dalam 10 laga. Dengan kata lain, Thomas Muller cs. melesakkan rata-rata 4,3 gol per pertandingan! Namun, Jeman justru telat panas ketika memasuki kompetisi sesungguhnya di Rusia.

Die Mannschaft takluk 0-1 dari Meksiko pada laga perdana Grup F. Selanjutnya, mereka dipaksa bekerja keras menaklukkan Swedia 2-1 lewat tendangan bebas Toni Kroos pada detik-detik akhir pertandingan. Alhasil, Jerman harus menghadapi laga hidup-mati pada pertandingan penutup grup untuk mementukan lolos atau tidak ke babak 16 besar dengan melawan Korea Selatan (Korsel) di Kazan Arena, Kazan, Rabu (27/6/2018) pukul 21.00 WIB.

Secara matematis, empat tim di Grup F masih berpeluang lolos ke fase knock-out. Meksiko berada di puncak dengan nilai sempurna dari dua laga. Disusul berikutnya Jerman dan Swedia yang masing-masing mengemas tiga poin, serta Korsel yang masih nirpoin. Jerman pun harus mengalahkan Korsel dengan gol sebanyak-banyaknya agar tidak tereleminasi dari fase grup Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1938.

Sebab, jika Jerman dan Swedia sama-sama menang, maka koleksi poin mereka akan menyamai Meksiko. Selisih gol dan produktivitas gol pun bakal menentukan siapa yang lolos ke babak berikutnya. “Sekarang, semua fokus untuk mengalahkan Korsel,” ujar Kroos, seperti dilansir Nytimes.com, Selasa (26/6/2018).

Untuk mengejar kemenangan dengan gol sebanyak-banyaknya, Jerman harus tancap gas sejak awal. Low kemungkinan akan tetap mencadangan Mesut Ozil dan Sami Khedira yang kurang impresif saat kalah dari Meksiko. Sebagai gantinya, mantan asisten Jurgen Klinsmann itu bakal kembali memercayakan pemain-pemain yang absen di Piala Dunia 2014, seperti Marco Reus dan Julian Brandt. Mereka bisa diandalkan menopang aliran bola ke Thomas Muller dan Timor Werner.

Reus ikut menyokong gol saat Jerman menundukkan Swedia. Namun, Muller justru belum pecah telur di Rusia. Dibanding Muller, Brandt justru terlihat lebih berbahaya ketika dua kali diturunkan dari bangku cadangan. Ia bisa menjebol gawang Swedia seandainya tembakannya tidak membentur tiang gawang.

Low hanya perlu memikirkan pengganti bek sentral Jerome Boateng yang dikartu merah saat melawan Swedia. Niklas Suele bisa menjadi opsi pertama pengganti Boateng. Sebenarnya masih ada Mats Hummels. Cuma defender Bayern Munich itu masih diragukan fit karena cedera.

“Masih ada banyak kemungkinan [pemain yang masuk line-up Jerman melawan Korsel]. Bahkan pemain yang belum pernah turun masih diperlukan,” jelas Low, dilansir Reuters. 

Tokopedia