Uruguay 2-1 Portugal: Cavani Pulangkan Ronaldo, Seperti Mbappe Pulangkan Messi

Pemain Uruguay merayakan gol Edinson Cavani di Sochi, Russia, Minggu (1/7/2018) dini hari WIB. (Twitter - FIFA)
01 Juli 2018 11:24 WIB Martin Sihombing/ Adib Muttaqin Asfar Dunia Share :

Solopos.com, SOCHI -- Juara dunia dua kali (1930 dan 1950) Uruguay melangkah ke perempat final setelah di babak 16 menjungkalkan perlawanan Portugal 2-1 di Fisht Stadium, Sochi - yang berkapasitas 48.000 penonton pada Sabtu (30/6/2018) atau Minggu (1/7/2018) dinihari pukul 01.00 WIB.

Babak perempat final pertama nanti akan menghadirkan dua mantan juara dunia. Juara 1998 Prancis akan menjadi lawan juara dua kali Uruguay pada 6 Juli 2018 mendatang di Nizhny Novgorod Stadium.

Penyerang Paris St Germain (PSG) Edinson Cavani menjadi bintang dalam pertandingan itu. Dua golnya -- menjadi gol ketiga dalam empat pertandingan -- mengempaskan mimpi Cristiano Ronaldo untuk membawa Portugal mengulangi sukses juara Eropa 2016 sekaligus merebut Golden Boot FIFA.

Pertandingan kedua tim berjalan terbuka. Namun, saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, tandukkan Cavani memanfaatkan umpan long ball yang manis dari tandemnya Luis Suarez membungkam pendukung Portugal. Gol Uruguay 1-0.

Melalui sundulan kepala pula, mantan bek Real Madrid, Pepe, mampu menyamakan kedudukan sekaligus menghidupkan asa Portugal ke perempat final pada menit ke-55.

Lagi-lagi, Edinson Cavani memperbesar keunggulan tim tuan rumah pertama Piala Dunia pada 1930. Penempatan bola yang jitu dengan kaki kanannya ke arah tiang jauh membuat bola tidak mampu dijamah Rui Patricio, kiper Portugal yang sudah terbang untuk menepis.

Cavani dan Mbappe

Tak seperti Ronaldo yang berstatus megabintang, Cavani bermain lebih efektif sebagai ujung tombak bersama Luis Suarez. Pergerakan Cavani di kotak penalti lawan efektif membuka celah pertahanan Portugal yang dibangun Pepe. Sementara Suarez berperan sebagai penusuk dan pengumpan.

Kedua tim ini pragmatis, sulit dikalahkan, dan dipimpin oleh pelatih veteran dan keras. Dalam beberapa hal, kedua tim ini memiliki banyak kesamaan satu sama lain.

Pertandingan ini tidak menghadirkan pesta gol, tetapi menyajikan pertempuran ketat hingga peluit panjang berbunnyi. Kedua tim yang masing-masing mewakili Eropa dan Amerika Selatan ini bahkan harus bertarung habis-habisan di injury time.

Uruguay yang memenangkan semua tiga pertandingan putaran pertama mereka berada di atas grup mereka, melanjutkan sukses itu. Namun, laga ini diwarnai catatan kurang baik bagi Cristiano Ronaldo. Akibat pelanggaran kepada Quaresmo di dekat kotak pinalti dan dibiarkan wasit. Ronaldo protes dan diganjar kartu kuning.

Dengan demikian, Ronaldo mengikuti jejak Lionel Messi yang gagal membawa Argentina lolos ke babak 8 besar. Sebelumnya, Argentina menyerah dengan skor 3-4 dalam pertandingan ketat dan menjurus ke kasar pada Sabtu malam. Skenario pertemuan Messi-Ronaldo di Piala Dunia 2018 ini pun menjadi sirna. Bedanya, jika performa Messi tertutup kecepatan Kylian Mbappe -- striker Prancis berusia 19 tahun, maka Ronaldo tertutup ketajaman Cavani di hari yang sama.