Piala AFF U-19, Tingkatkan Kualitas Garuda Nusantara!

Indra Sjafri (Twitter - PSSI)
03 Juli 2018 06:30 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SIDOARJO -- Dominasi Timnas U-19 atas Laos di laga perdana Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (1/7/2018), tidak terbantahkan. Menguasai bola hingga 77% menjadi bukti betapa dominannya anak asuh Indra Sjafri ini. Sayang, Garuda Nusantara hanya mampu mencetak sebiji gol dari 29 tendangan percobaan ke gawang lawan.

Publik dalam negeri tentu berharap Timnas U-19 bisa berpesta gol mengingat Laos merupakan salah satu tim lemah di Grup A. Tim asuhan Chusak Sriphum itu selalu keluar sebagai juru kunci di babak penyisihan grup di kejuaraan ini. Namun, siapa sangka, lini pertahanan Laos tampil cukup solid di luar perkiraan banyak pihak, termasuk Indra Sjafri.

“Laos di luar perkiraan saya bermain bertahan. Tapi, kami bermain bagus dengan merespons taktik mereka,” kata Indra Sjafri seusai laga seperti dilansir liputan6.com, Senin (2/7/2018).

Tanpa diperkuat Egy Maulana Vikri, lini depan Timnas U-19 tampak kesulitan menembus pertahanan lawan. Mereka lebih banyak melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun arahnya kerap melambung tinggi. Di Timnas U-19, peran Egy sendiri cukup besar. Dengan skill yang dimilikinya, Egy kerap menyulitkan lini pertahanan lawan. Dia juga kerap membuka ruang bagi pemain lain untuk mencetak gol.

Menghadapi Singapura di laga kedua babak penyisihan Grup A, Selasa (3/7/2018), Timnas U-19 kembali belum bisa diperkuat Egy Maulana Vikri. Belum hadirnya Egy memang menjadi kerugian bagi Timnas U-19. Namun, Indra Sjafri menegaskan bila Timnas U-19 tidak harus bergantung kepada pemain yang kini membela Lechia Gdansk di Liga Polandia ini.

Witan Sulaeman dkk dituntut bisa meningkatkan kualitas permainan. Garuda Nusantara diharapkan tidak hanya mampu menguasai jalannya pertandingan tetapi juga bisa mengemas kemenangan yang lebih meyakinkan.

“Mudah-mudahan pada game kedua itu tidak hanya menang, namun para pemain bermain lebih baik kualitasnya. Baik itu pemahaman taktikal atau kesiapan mentalitas mereka,” papar pelatih asal Sumatra Barat itu.

Terlalu singkatnya masa recovery membuat Indra Sjafri harus melakukan banyak rotasi pemain. “Piala AFF pertandingannya masih panjang. Saya akan memberikan kesempatan para pemain supaya merata,” jelas Indra.

Sementara itu, Timnas U-19 wajib mewaspadai kebangkitan Singapura U-19 yang dilaga perdana dikalahkan Filipina dengan skor 1-2. Singapura U-19 saat ini banyak dihuni para pemain muda yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Singapura, S-League.

“Kami memiliki pemain muda yang cukup berpengalaman. Mereka telah bermain secara reguler di timnya. Kami harus lebih kreatif, disiplin dan bekerja keras di turnamen ini,” jelas Pelatih Singapura U-19 Robbie Johannes Servais di laman resmi Football Association Singapore (FAS).

Tokopedia