Video Neymar Overacting Saat Dilanggar

Striker Brasil, Neymar Jr. yang berulang kali gagal menembus pertahanan Kosta Rika. (Reuters - Carlos Garcia Rawlins)
04 Juli 2018 10:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOLO – FIFA lewat akun media sosial Instagram mereka memajang foto bintang Brasil, Neymar, dengan mengangkat trofi man of the match, Senin (2/7/2018) malam WIB. Foto itu diunggah beberapa saat setelah Brasil menyingkirkan Meksiko 2-0 pada babak 16 besar di Samara Arena.

Foto tersebut langsung dibanjiri sekitar 14.700 komentar hanya selang 16 jam sejak diunggah. Tidak sedikit pengguna internet yang memuji bintang Paris Saint Germain itu karena berhasil menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut karena telah menyokong gol pembuka Brasil ke gawang Meksiko. Namun tidak sedikit komentar yang mengutuk penampilan striker berusia 26 tahun tersebut dan menganggap Neymar tak layak ditahbiskan sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

Hal itu dipicu dengan aksi pacar supermodel Bruna Marquezine sekitar menit ke-70. Saat itu, pemain Meksiko, Miguel Layun, melanggar Neymar dari belakangan saat berebut bola. Betis Neymar tersenggol. Layun tampak menyesal. Namun, wajah penyesalannya berubah kaget ketika Neymar berguling-guling sambil memegangi betisnya. Layun bingung dengan sikap Neymar yang dianggap overreactive tersebut.

“Saya pikir itu memalukan sepak bola. Kami menghabiskan banyak waktu karena satu pemain. Kami terlalu sering berhenti bermain. Saya pikir itu contoh buruk dalam dunia sepak bola dan semua anak yang menyaksikan laga ini. Ini tipikal sepak bola tangguh, olahraga pria, dan saya pikir tidak perlu berakting berlebihan,” ujar Pelatih Meksiko, Juan Carlos Osorio, seperti dilansir Theguardian.com.

Memang bukan kali ini saja Neymar melakukan aksi teratrikal hingga dia disindir layak memenangi Oscar. Ia dianggap berpura-pura kesakitan ketika terlibat kontak dengan lawan demi mendapat hadiah penalti atau agar lawannya diganjar kartu kuning.

Di Piala Dunia 2018, Neymar melakukan aksi teratrikal dengan berguling-guling di lapangan setelah dilanggar bek Kosta Rika, Giancarlo Gonzalez, di kotak penalti pada fase grup. Semula wasit hendak memberi hukuman bagi Gonzalez. Namun, setelah menyaksikan video assisten refeere (VAR), wasit membatalkan keputusan yang memihak sang megabintang.

Tapi tentu tidak semua mengutuk Neymar. Pelatih Brasil, Tite, membela sang superstar sekaligus pengisi lumbung gol timnya tersebut. Apalagi, Neymar baru saja pulih dari cedera panjang dan baru bisa memastikan ikut Piala Dunia hanya beberapa pekan sebelum turnamen ini bergulir.

“Saya menyaksikan apa yang terjadi. Lihat video dan dengan video itu Anda bisa mengatakan apa pun,” ujar Tite.

Bagaimana dengan Neymar? “Saya pikir itu [[pelanggaran Layun] lebih percobaan untuk mencelakaiku. Saya tidak banyak peduli kritik, bahkan pujian, karena itu bisa memengaruhi sikap atlet. Dalam dua laga terakhir, saya tidak bicara kepada wartawan karena terlalu banyak orang bicara, mencari perhatian. Saya tidak tahu apakah yang ingin mereka tunjukkan. Saya di sini untuk menang bersama rekan-rekan setimku,” tegas Ney. 

Tokopedia