Perempatfinal Piala Dunia 2018: Potensi Amerika Latin Vs Eropa di Final

Uruguay vs Russia (Reuters/David Gray)
04 Juli 2018 13:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SOLO – Kekalahan Jepang dari Belgia dari babak 16 besar membuat Piala Dunia 2018 menyisakan tim-tim dari dua kiblat sepak bola dunia, Amerika Selatan (Latin) dan Eropa.

Setelah Prancis, Belgia, Rusia, dan Kroasia yang memastikan lolos lebih dulu, Eropa kembali menyetor dua wakilnya pada Rabu (4/7/2018). Dua tim itu adalah Swedia dan Inggris. Swedia mampu mengalahkan Swiss, sementara Inggris menumbangkan Kolombia.

Artinya, enam tim Eropa berhasil melaju ke babak perempatfinal Piala Dunia 2018. Sementara dua wakil lainnya dari Amerika Latin yakni Uruguay dan Brasil. Beruntung, Uruguay dan Brasil tak saling bentrok sehingga peluang ke final dari tim Amerika Latin sangat terbuka.

Potensi mempertemukan wakil Eropa dengan Amerika Latin di babak pamungkas Piala Dunia 2018 pun terbuka. Uruguay yang bakal bertemu Prancis dan Brasil yang berjumpa di Belgia berada dalam bracket yang sama sampai ke babak final.

Sedangkan bracket lainnya dipenuhi wakil-wakil Eropa. Artinya satu final sudah pasti diisi oleh tim asal Eropa. Rusia dan Kroasia, akan saling bunuh di perempatfinal yang bakal digelar di Olimpyskiy Stadion Fisht, Sochi, Minggu (8/7/2018) pukul 01.00 WIB. Perempatfinal lainnya di bracket ini, mempertemukan Swedia melawan Inggris.

Jika skenario Amerika Latin versus Eropa terwujud di babak pamungas Piala Dunia 2018, maka itu akan mengulang final Piala Dunia 2014 lalu di Brasil. Empat tahun lalu, Jerman yang mewakili Eropa bertemu Argentina sebagai tim dari Amerika Selatan di partai puncak. Jerman memastikan diri sebagai juara setelah gol semata wayang Mario Goetze meluncur di extra time.

Jerman tak hanya menahbiskan diri sebagai peraih empat titel Piala Dunia, Der Panzer juga sekaligus mematahkan kutukan sebagai satu-satunya tim Eropa yang bisa mengangkat juara ketika Piala Dunia digelar di negara di Amerika Latin. Kali ini, wakil-wakil Amerika Selatan yang seharusnya tertantang untuk bergantian “menjajah” Benua Biru.

Maklum, kali terakhir tim dari Zona Conmebol bisa menjuarai Piala Dunia yang digelar di Eropa sudah sangat lama. Tepatnya ketika Brasil meraih trofi Piala Dunia pertamanya saat turnamen sepak bola paling prestisius di bumi ini dihelat di Swedia pada 1958 alias 60 tahun silam. Itu satu-satunya dalam sejarah wakil Amerika Latin bisa mengangkat trofi Piala Dunia di Eropa.

Dari tim-tim yang masih terisa di Rusia, Brasil menempati urutan teratas dalam bursa favorit juara. Bursa versi William Hill terbaru menyebut Brasil unggul dengan peluang 3-1, diikuti Prancis dengan peluang 7-2, selanjutnya Belgia dengan peluang 5-1.