Maradona Kecam Wasit Inggris Vs Kolombia

Diego Maradona (Reuters/Carl Recine)
05 Juli 2018 12:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW — Setelah Argentina disingkirkan Prancis, legenda sepak bola dunia, Diego Maradona, beralih memfavoritkan Kolombia. Namun, tim jagoan mantan megabintang Argentina tersebut juga ikut tersingkir setelah kalah adu penalti dari Inggris di Otkrytiye Arena, Moskow, Rabu (4/7/2018) dini hari WIB.

Maradona melihat ada yang janggal dalam pertandingan Inggris versus Kolombia di babak 16 Besar Piala Dunia 2018. Dia menilai Inggris diuntungkan karena keputusan wasit Mark Geiger asal Amerika Serikat yang memimpin pertandingan tersebut. Saat itu, Geiger memberi hadiah penalti bagi Inggris lantaran striker mereka Harry Kane dijatuhkan pemain Kolombia, Carlos Sanchez.

Para pemain Kolombia meminta Geiger untuk mengecek video assistant referee atas insiden tersebut, tapi ditolak. Maradona sendiri menganggap Geiger seharusnya tidak menghukum Kolombia dan memberi kesempatan untuk memakai VAR.

Setelah insiden itu, Inggris sempat memimpin 1-0 lewat penalti Kane pada menit ke-57. Namun gol pemain Kolombia, Yerry Mina, pada menit ke-90+4 memaksa pertandingan dilanjutkan lewat dua kali babak perpanjangan waktu dan adu penalti.

“Saya melihat perampokan monumental. Saya minta maaf kepada semua orang Kolombia, namun mereka harus tahu para pemain mereka tidak seharusnya disalahkan [atas kekalahan dari Inggris]. Orang yang memutuskaan, yakni wasit, yang harusnya disalahkan. Pria seperti dia [Geiger] seharusnya tidak memimpin laga besar,” jelas Maradona, seperti dilansir Mirror.co.uk.

Maradona lantas meminta ketua komite wasit, Pierluigi Collina, minta maaf. “Dengan segala hormat, Pierluigi Collina, orang yang menunjuk wasit, dia sangat buruk. Dia harusnya minta maaf kepada orang-orang Kolombia.”

“Saya bicara kepada Gianni Infantino [Presiden FIFA] bahwa jika saya bekerja untuk FIFA, saya akan mengubah segalanya. Harusnya transparan. Itu alasannya saya tak ke sana. Wasit tahu banyak soal baseball, namun tidak punya ide mengenai sepak bola. Para pemain Kolombia meminta VAR dan dia tidak memberikannya,” keluh Maradona.