Saatnya Raih Juara Piala Dunia Lagi, Inggris!

Inggris (Reuters/Maxim Shemetov)
05 Juli 2018 14:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW — Fans Inggris  berjingkrak sambil mendendangkan chant Football's Coming Home begitu kiper Jordan Pickford menepis tendangan penalti pemain Kolombia, Carlos Bacca, dengan satu tangannya di Otkrytiye Arena, Moskow, Rabu (4/7/2018) dini hari WIB.

Penyelamatan heroik Pickford dalam adu penalti itu ikut menentukan keberhasilan Inggris menyingkirkan Kolombia 1-1 (4-3) dan lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2018 untuk kali pertama sejak 2006. Kutukan adu tos-tosan bagi Inggris di turnamen besar sejak Euro 1996 nyatanya tidak mempan bagi Harry Kane cs.

Chant Football’s Coming Home juga terdengar di jalanan di London. Suporter The Three Lions yang tidak bisa datang ke Rusia memenuhi jalanan di Ibu Kota Inggris itu untuk merayakan keberhasilan Raheem Sterling dkk. ke perempatfinal. Suporter Inggris berpesta karena mereka yakin sepak bola semakin dekat kembali ke akarnya.

We still believe, we still believe. It's coming home. It's coming home, it's coming. Football's coming home,” ujar mereka.

Inggris memang disebut-sebut sebagai rahim sepak bola. Di sanalah olahraga paling populer di dunia tersebut lahir. Tapi, Inggris sudah cukup lama tidak merasakan gelar Piala Dunia. Terakhir dan satu-satunya gelar yang mereka peroleh di turnamen paling akbar di dunia ini terjadi pada 1966 atau ketika Piala Dunia digelar di Inggris. Sejak itu, jangankan mengulang juara, Inggris maksimal hanya bisa melangkahkan kaki mereka ke perempatfinal.

“Ini memberi kami keyakinan besar. Mampukah kami lolos dari fase grup? Ya, kami mampu. Mampukan kami menang di fase knock-out? Mampukan kami memenangi adu penalti? Kami bisa menghancurkan semua itu. Ini memberi kepercayaan lebih pada kami, dan fans bahkan yakin bisa membawa [trofi Piala Dunia] kembali pulang [ke Inggris],” jelas Harry Kane seperti dilansir Independent.co.uk.

Jalan Inggris menuju partai puncak memang terlihat lapang di Piala Dunia 2018. Itu karena mereka berada di bracket berbeda dengan tiga juara dunia Brasil, Prancis, Uruguay, dan tim kuda hitam Belgia. Di perempatfinal, pasukan Gareth Southgate bertemu Swedia. Jika lolos, mereka akan melawan pemenang Kroasia versus tuan rumah Rusia untuk memperebutkan tiket ke final.