280.000 Orang Minta Laga Kolombia Vs Inggris Diulang

Kolombia vs Inggris (Reuters/Maxim Shemetov)
07 Juli 2018 09:15 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOW — Laga Kolombia melawan Inggris memang sudah berakhir empat hari lalu dengan memunculkan Inggris sebagai pemenang lewat drama adu penalti 4-3 (1-1). Namun partai 16 besar Piala Dunia 2018 yang digelar di Otkritiye Arena, Moskow, itu masih disoal sejumlah pihak karena dinilai merugikan Kolombia.

Juan Diego Garica, mahasiswa hukum di Universitas Katolik Kolombia bahkan sampai mengajukan petisi kepada FIFA yang memohon agar laga diulang. Petisi yang juga diajukan pada Conmebol, federasi sepak bola Kolombia dan International Football Association Board ini menegaskan ada sejumlah keputusan yang salah di laga tersebut.

Ada dua poin yang menjadi dasar ia mengajukan petisi. Yang pertama, wasit Mark Geiger seharusnya tidak memberi penalti kepada Kolombia atas pelanggaan Carlos Sanchez ke Harry Kane. Penalti itu sempat membuat Inggris unggul 1-0, sebelum dibalas Yerry Mina di masa injury time.

Yang kedua petisi itu meminta gol Carlos Bacca di waktu tambahan disahkan. Ketika itu, Bacca merobek gawang Jordan Pickford, saat ada bola lain masuk ke dalam lapangan. Bek Harry Maguire yang terganggu, sempat bingung sehingga membiarkan Bacca membobol gawang Inggris. Tak lama kemudian, gol itu dianulir.

“FIFA diminta meninjau dua keputusan untuk menetapkan preseden untuk permainan yang adil, di mana permainan yang baik berlaku, legalitas dan jaminan untuk tim yang berpartisipasi,” tulis petisi tersebut.

Petisi itu terpantau sudah mendapatkan tanda tangan sebanyak 278,884 dari yang dibutuhkan 300.000. Terlepas adanya gerakan tersebut, Inggris masih tenang-tenang saja untuk menyiapkan laga perempatfinal menghadapi Swedia, Sabtu (7/7/2018).