Patahkan Kutukan 28 Tahun, Kroasia Incar Rekor Baru

Timnas Kroasia (Reuters/Fabrizio Bensch)
09 Juli 2018 13:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, SOCHI – Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, tak kuasa menahan air matanya jatuh ke pipinya ketika timnya dipastikan lolos ke semifinal Piala Dunia 2018.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut sebelumnya tampak gusar ketika Kroasia memulai adu penalti melawan tuan rumah Rusia pada perempatfinal Piala Dunia 2018 di Olimpiyskiy Stadion Fisht, Sochi, Minggu (8/7/2018) dini hari WIB. Dalic sempat berada di lapangan bersama para pemain. Tapi, ia tak kuat menahan rasa gugup dan akhirnya mengungsi ke bangku cadangan pemain yang kosong di luar lapangan.

Drama adu penalti berakhir setelah algojo penalti kelima Kroasia, Ivan Rakitic, dengan tenang mengeksekusi tendangan 12 pas dan memastikan timnya menang 4-3 dalam adu tos-tosan. Duel Olimpiysky Stadion Fisht harus ditentutan adu penalti karena kedua tim bermain imbang 2-2 dalam waktu normal dan dua lali babak perpanjangan waktu.

Dalic dan anak buahnya sangat lega akhirnya memenangi penuh drama selama 120 menit plus adu penalti tersebut. Lolos ke semifinal merupakan momentum emosional bagi seluruh anggota skuat Kroasia. Luka Modric cs. sebelumnya selalu berada di bawah bayang-bayang kesuksesan senior mereka yang membawa Kroasia mencapai semifinal Piala Dunia 1998.

Namun, pasukan Zlatko Dalic akhirnya membuktikan bisa melepaskan diri dari bayang-bayang tersebut dan membawa Kroasia lolos ke semifinal untuk kali pertama sejak 1998 atau kedua dalam sejarah tim berjuluk Vatreni ini. "Ini bukan permainan indah. Ini sebuah pertarungan, ini pertempuran. Kami beruntung, terimakasih Tuhan,” ujar Dalic seperti dilansir Theguardian.com.

Setelah kutukan 28 tahun gagal lolos ke semifinal bisa dipatahkan, Kroasia kini menatap sejarah baru untuk lolos ke final untuk kali pertama dalam turnamen sepak bola paling akbar di muka bumi ini. Tapi Vatreni harus menaklukkan Inggris pada semifinal di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (12/7/2018) pukul 01.00 WIB mendatang.

"Apakah kami masih punya kekuatan untuk memukul Inggris? Tentu. Masih ada kekuatan tersisa untuk Inggris. Kami tidak mau berhenti sampai di sini. Kami akan berusaha memainkan permainan terbaik kami, kami sangat termotivasi dan akan kembali bertarung," lanjut Dalic.

Kroasia menjadi satu-satunya tim dari Eropa bagian timur yang lolos ke semifinal. Sementara tiga tim lainnya, Prancis, Belgia, dan Inggris berasal dari Eropa bagian barat. Sejauh ini, belum pernah ada tim asal Eropa timur yang mampu merengkuh trofi Piala Dunia.