Babak I: Cuma Andalkan Sayap Kanan, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand

Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. (Twitter - @pssi)
09 Juli 2018 19:46 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

 Solopos.com, SIDOARJO -- Timnas Indonesia U-19 tertinggal 0-1 dari Thailand dalam pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (9/7/2018) malam.

Melawan Thailand, Indonesia tampil dengan komposisi pemain yang agak berbeda. Posisi penyerang tengah diisi oleh Hanis Saghara. Sedangkan striker muda Persika Karawang yang tampil impresif saat melawan Laos kembali dipasang di sayap kiri, dan Saddil Ramdani kembali menjadi starter di sayap kanan.

Sementara itu, lini tengah diisi trio Syahrian Abimanyu, Luthfi, dan Todd Rivaldo Ferre. Di lini belakang, Indra Sjafri masih mempercayakan Nurhidayat di jantung pertahanan berduet dengan Kadek. Sedangkan posisi bek sayap kini diisi Rifad Marasabessy (kanan) yang absen saat melawan Vietnam dan David Rumakiek di kiri.

Dengan posisi ini, sayap kanan Indonesia kembali dihidupkan dengan pergerakan Saddil yang eksplosif bersama Hanis Saghara. Sayangnya, sayap kiri Indonesia kurang aktif menyerang sehingga serangan lebih banyak dibangun di sisi kanan.

Namun seperti saat bermain melawan Vietnam, koordinasi pertahanan Indonesia sangat baik. Transisi pemain dari menyerang menjadi bertahan sangat cepat dan pemaian tampil sangat tenang.

Jalannya Pertandingan

Sadar bahwa Indonesia selalu tampil menekan sejak menit awal, Thailand berupaya langsung menyerang ke pertahanan Indonesia. Strategi ini memang bisa memaksa pemain Indonesia untuk tidak terlalu cepat menyerang.

Menit ke-6, Indonesia mendapatkan peluang pertama. Hanis Saghara yang lepas dari jebakan offside menerima umpan terobosan Saddil Ramdani di kotak penalti. Sayangnya, bola dipotong oleh bek Thailand.

Pada menit 15, pertahanan Indonesia mendapat ujian. Saat pertahanan Indonesia sedikit terbuka, kapten Thailand Kritsada Kaman melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti langsung ke arah gawang. Beruntung, kiper nomor 2 Indonesia, Aqil, mampu memblok tembakan itu.

Menit 23, akselerasi David Rumakiek yang membawa bola ke depan diganjal keras oleh gelandang Thailand Matee Rumakum. Wasit pun mengganjar Matee dengan kartu kuning.

Peluang bersih diperoleh Thailand di menit 27. Tusukan Thailand di sisi kiri kotak penalti Indonesia diakhiri tembakan keras dari jarak dekat. Namun Aqil tampil gemilang dengan memblok bola dengan tangan kirinya.

Indonesia kembali bermain tenang dan tak buru-buru menyerang. Permainan kaki ke kaki antara Saddil, Syahrian Abimanyu, dan Rifad perlahan masuk ke pertahanan Thailand. Hingga pada menit 34, Saghara yang berhasil mendapatkan bola di kotak penalti melepas umpan silang ke kiri untuk Aji Kusuma. Sayang bola masih terlalu tinggi.

Menit 39, Hanis Saghara mengawali serangan balik cepat Indonesia dari belakang. Umpannya ke sayap kanan berhasil terkejar oleh Saddil, namun bola bisa dipotong oleh bek Thailand. Di sinilah awal terjadinya gol untuk Thailand.

Namun, gawang Indonesia akhirnya bobol juga pada menit 41. Sebuah skema serangan Thailand yang nyaris buntu akibat rapatnya pertahanan Indonesia justru diakhiri umpan ke belakang. Gelandang Thailand yang tak terkawal muncul sambil melepaskan tendangan first time yang tak mampu diblok oleh Aqil. Indonesia tertinggal 0-1.

Menjelang turun minum, Rivaldo bergerak meliuk-liuk membawa bola di kotak penalti Thailand. Sayangnya, wasit menghentikannya karena sudah berada di posisi offside.

indonesia u-19 vs thailand