Piala AFF U-19: Indonesia Obrak-Abrik Thailand Meski Kalah 1-2

Timnas Indonesia melawan Thailand di Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (9/7/2018) malam. (Twitter - @pssi)
09 Juli 2018 20:56 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

Solopos.com, SIDOARJO-- Timnas Indonesia U-19 menampilkan determinasi yang luar biasa saat menghadapi Thailand di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (9/7/2018) malam. Meski kalah 1-2, Indonesia membuktikan tetap berbahaya hingga akhir pertandingan dan tidak tampil inferior di depan Thailand yang lebih diunggulkan.

Melawan Thailand, Indonesia tampil dengan komposisi pemain yang agak berbeda. Posisi penyerang tengah diisi oleh Hanis Saghara. Sedangkan striker muda Persika Karawang yang tampil impresif saat melawan Laos kembali dipasang di sayap kiri, dan Saddil Ramdani kembali menjadi starter di sayap kanan.

Sementara itu, lini tengah diisi trio Syahrian Abimanyu, Luthfi, dan Todd Rivaldo Ferre. Di lini belakang, Indra Sjafri masih mempercayakan Nurhidayat di jantung pertahanan berduet dengan Kadek. Sedangkan posisi bek sayap kini diisi Rifad Marasabessy (kanan) yang absen saat melawan Vietnam dan David Rumakiek di kiri.

Memasuki babak kedua, Indra Sjafri menarik keluar Aji Kusuma dan memasukkan Witan Sulaeman. Aji yang bermain di sisi kiri tidak berkembang karena bukan di posisi naturalnya.

Sayangnya, barisan pertahanan Indonesia kehilangan konsentrasi. Selain mudah ditembus, sisi kiri pertahanan Indonesia juga gagal memotong umpan-umpan para pemain Thailand. Hasilnya, gawang Indonesia kembali kebobolan di menit 51.

Di sisi lain, masuknya Witan perlahan mampu mempertajam serangan Indonesia. Setelah kebobolan 2 kali, Indonesia berkali-kali mampu menempus pertahanan Thailand. Namun bola masih mampu diblok oleh rapatnya pertahanan Thailand.

Tertinggal 2 gol justru membuat Indonesia terus mengurung kotak penalti lawan. Praktis, Indonesia menguasai bola hampir setengah lapangan Thailand hingga menit akhir. Indonesia mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Rivad Marasabessy pada menit 84 memanfaatkan bola muntah dari Rivaldo.

Babak I

Sadar bahwa Indonesia selalu tampil menekan sejak menit awal, Thailand berupaya langsung menyerang ke pertahanan Indonesia. Strategi ini memang bisa memaksa pemain Indonesia untuk tidak terlalu cepat menyerang.

Menit ke-6, Indonesia mendapatkan peluang pertama. Hanis Saghara yang lepas dari jebakan offside menerima umpan terobosan Saddil Ramdani di kotak penalti. Sayangnya, bola dipotong oleh bek Thailand.

Pada menit 15, pertahanan Indonesia mendapat ujian. Saat pertahanan Indonesia sedikit terbuka, kapten Thailand Kritsada Kaman melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti langsung ke arah gawang. Beruntung, kiper nomor 2 Indonesia, Aqil, mampu memblok tembakan itu.

Menit 23, akselerasi David Rumakiek yang membawa bola ke depan diganjal keras oleh gelandang Thailand Matee Rumakum. Wasit pun mengganjar Matee dengan kartu kuning.

Peluang bersih diperoleh Thailand di menit 27. Tusukan Thailand di sisi kiri kotak penalti Indonesia diakhiri tembakan keras dari jarak dekat. Namun Aqil tampil gemilang dengan memblok bola dengan tangan kirinya.

Indonesia kembali bermain tenang dan tak buru-buru menyerang. Permainan kaki ke kaki antara Saddil, Syahrian Abimanyu, dan Rifad perlahan masuk ke pertahanan Thailand. Hingga pada menit 34, Saghara yang berhasil mendapatkan bola di kotak penalti melepas umpan silang ke kiri untuk Aji Kusuma. Sayang bola masih terlalu tinggi.

Menit 39, Hanis Saghara mengawali serangan balik cepat Indonesia dari belakang. Umpannya ke sayap kanan berhasil terkejar oleh Saddil, namun bola bisa dipotong oleh bek Thailand. Di sinilah awal terjadinya gol untuk Thailand.

Namun, gawang Indonesia akhirnya bobol juga pada menit 41. Sebuah skema serangan Thailand yang nyaris buntu akibat rapatnya pertahanan Indonesia justru diakhiri umpan ke belakang. Gelandang Thailand yang tak terkawal muncul sambil melepaskan tendangan first time yang tak mampu diblok oleh Aqil. Indonesia tertinggal 0-1.

Menjelang turun minum, Rivaldo bergerak meliuk-liuk membawa bola di kotak penalti Thailand. Sayangnya, wasit menghentikannya karena sudah berada di posisi offside.

Babak II

Pada menit 47, Thailand kembali mengancam gawang Indonesia dari sayap kanan. Beruntung tembakan keras dari kotak penalti itu hanya membentur sisi kiri tiang gawang.

Thailand benar-benar mencetak gol kedua dengan skema serangan cepat di menit 51. Lagi-lagi sisi kiri pertahanan Indonesia menjadi celah masuknya pemain Thailand. Dari sana, bola dilepaskan dengan mudah ke mulut gawang Indonesia dan disambut striker Thailand. Indonesia tertinggal 0-2.

Percobaan yang tepat sasaran dilakukan oleh Syahrian Abimanyu. Pada menit 59, gelandang tengah itu maju ke depan melepaskan tembakan ke tiang jauh gawang Thailand setelah menerima umpan silang Saddil dari sayap kanan.

Peran Witan sangat terasa saat Indonesia mengurung pertahanan Thailand. Pada menit 63, kerja sama Witan dan Saddil berujung umpan ke dalam kotak penalti. Saghara yang berada di kotak penalti sempat dijatuhkan pemain Thailand, namun bola kembali jatuh pada Witan.

Pada menit 66, Saddil untuk kali pertama mengejutkan barisan pertahanan Thailand. Menerima umpan di sayap kanan, Saddil melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya yang melayang tipis di atas mistar gawang.

Kaki kiri Saddil kembali mengancam gawang Thailand di menit 69. Berawal dari serangan di sayap kiri oleh Abimanyu dan umpan cepat kaki ke kaki, bola sampai ke kaki Saddil yang melepaskan tembakan yang tepat ke pelukan kiper Thailand.

Menit 70, Hanis Saghara ditarik dan digantikan Rafli Mursalim. Menit 73, Witan kembali mengancam dengan tendangan kerasnya yang masih melayang di atas gawang Thailand.

Peran Rafli langsung terlihat saat mengeksekusi tendangan bebas pada menit 76. Tendangannya yang diarahkan ke tiang jauh masih belum tepat sasaran. Hanya berselang 1 menit, Saddil kembali menusuk dan melepaskan umpan silang yang masih mampu diblok bek lawan.

Gol untuk Indonesia akhirnya tercipta di menit 84. Diawali pergerakan Witan Sulaeman, bola diberikan kepada Saddil yang memberikan umpan terobosan ke kotak penalti Thailand. Rivaldo yang bergerak masuk melepas tembakan yang membentur mistar gawang Thailand. Bola muntah berhasil disambar Rivad dari sisi kiri dan gol. Skor berubah menjadi 1-2.

Tiga menit berselang, Indonesia kembali mengancam gawang Thailand. Saddil dan Rivad di sisi kanan terus menekan bersama Abimanyu dan Rafli di tengah. Hingga pada menit 90, tusukan Rivaldo melepas tembakan ke gawang yang masih mampu ditepis kiper Thailand.

BSadar bahwa Indonesia selalu tampil menekan sejak menit awal, Thailand berupaya langsung menyerang ke pertahanan Indonesia. Strategi ini memang bisa memaksa pemain Indonesia untuk tidak terlalu cepat menyerang.

Menit ke-6, Indonesia mendapatkan peluang pertama. Hanis Saghara yang lepas dari jebakan offside menerima umpan terobosan Saddil Ramdani di kotak penalti. Sayangnya, bola dipotong oleh bek Thailand.

Pada menit 15, pertahanan Indonesia mendapat ujian. Saat pertahanan Indonesia sedikit terbuka, kapten Thailand Kritsada Kaman melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti langsung ke arah gawang. Beruntung, kiper nomor 2 Indonesia, Aqil, mampu memblok tembakan itu.

Menit 23, akselerasi David Rumakiek yang membawa bola ke depan diganjal keras oleh gelandang Thailand Matee Rumakum. Wasit pun mengganjar Matee dengan kartu kuning.

Peluang bersih diperoleh Thailand di menit 27. Tusukan Thailand di sisi kiri kotak penalti Indonesia diakhiri tembakan keras dari jarak dekat. Namun Aqil tampil gemilang dengan memblok bola dengan tangan kirinya.

Indonesia kembali bermain tenang dan tak buru-buru menyerang. Permainan kaki ke kaki antara Saddil, Syahrian Abimanyu, dan Rifad perlahan masuk ke pertahanan Thailand. Hingga pada menit 34, Saghara yang berhasil mendapatkan bola di kotak penalti melepas umpan silang ke kiri untuk Aji Kusuma. Sayang bola masih terlalu tinggi.

Menit 39, Hanis Saghara mengawali serangan balik cepat Indonesia dari belakang. Umpannya ke sayap kanan berhasil terkejar oleh Saddil, namun bola bisa dipotong oleh bek Thailand. Di sinilah awal terjadinya gol untuk Thailand.

Namun, gawang Indonesia akhirnya bobol juga pada menit 41. Sebuah skema serangan Thailand yang nyaris buntu akibat rapatnya pertahanan Indonesia justru diakhiri umpan ke belakang. Gelandang Thailand yang tak terkawal muncul sambil melepaskan tendangan first time yang tak mampu diblok oleh Aqil. Indonesia tertinggal 0-1.

Menjelang turun minum, Rivaldo bergerak meliuk-liuk membawa bola di kotak penalti Thailand. Sayangnya, wasit menghentikannya karena sudah berada di posisi offside.abak I
Sadar bahwa Indonesia selalu tampil menekan sejak menit awal, Thailand berupaya langsung menyerang ke pertahanan Indonesia. Strategi ini memang bisa memaksa pemain Indonesia untuk tidak terlalu cepat menyerang.
Menit ke-6, Indonesia mendapatkan peluang pertama. Hanis Saghara yang lepas dari jebakan offside menerima umpan terobosan Saddil Ramdani di kotak penalti. Sayangnya, bola dipotong oleh bek Thailand.
Pada menit 15, pertahanan Indonesia mendapat ujian. Saat pertahanan Indonesia sedikit terbuka, kapten Thailand Kritsada Kaman melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti langsung ke arah gawang. Beruntung, kiper nomor 2 Indonesia, Aqil, mampu memblok tembakan itu.
Menit 23, akselerasi David Rumakiek yang membawa bola ke depan diganjal keras oleh gelandang Thailand Matee Rumakum. Wasit pun mengganjar Matee dengan kartu kuning.
Peluang bersih diperoleh Thailand di menit 27. Tusukan Thailand di sisi kiri kotak penalti Indonesia diakhiri tembakan keras dari jarak dekat. Namun Aqil tampil gemilang dengan memblok bola dengan tangan kirinya.
Indonesia kembali bermain tenang dan tak buru-buru menyerang. Permainan kaki ke kaki antara Saddil, Syahrian Abimanyu, dan Rifad perlahan masuk ke pertahanan Thailand. Hingga pada ,enit 34, Saghara yang berhasil mendapatkan bola di kotak penalti melepas umpan silang ke kiri untuk Aji Kusuma. Sayang bola masih terlalu tinggi.
Menit 39, Hanis Saghara mengawali serangan balik cepat Indonesia dari belakang. Mes
Namun, gawang Indonesia akhirnya bobol juga pada menit 41. Sebuah skema serangan Thailand yang nyaris buntu akibat rapatnya pertahanan Indonesia justru diakhiri umpan ke belakang. Nathawut Chootiwat yang tak terkawal muncul sambil melepaskan tendangan first time yang tak mampu diblok oleh Aqil. Indonesia tertinggal 0-1.
Menjelang turun minum, Rivaldo bergerak meliuk-liuk membawa bola di kotak penalti Thailand. Sayangnya, wasit menghentikannya karena sudah berada di posisi offside.

Tokopedia