Suporter Berulah di Kendal, Persis Solo Terancam Sanksi Lagi?

Pemain Persis Solo merayakan gol Eli Nasoka ke gawang Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso, Senin (9/7/2018). (Istimewa - ofisial Persis Solo)
10 Juli 2018 05:30 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, KENDAL -- Laga antara Persik Kendal melawan Persis Solo di matchday ketujuh Liga 2 Wilayah Barat di Stadion Utama Bahurekso Kendal, Senin (9/7/2018), sempat diwarnai keributan antara dua kelompok suporter.

Insiden itu terjadi di menit-menit akhir babak pertama. Saat itu, Persis Solo sudah unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Eli Nasoka pada menit ke-21. Tidak diketahui dengan jelas penyebab terjadinya keributan antarsuporter itu.

Kala itu kedua suporter sama-sama membawakan chant untuk memompa semangat tim kesayangan masing-masing. Namun, tiba-tiba suporter Persis Solo yang duduk di tribune timur sebelah utara terlibat saling lempar botol minuman dengan suporter Persik Kendal yang duduk di tribune utara sebelah timur.

Puluhan polisi yang berjaga di tribune timur berusaha melerai untuk meredakan emosi kedua suporter. Para pemain Persis Solo pun turut mengimbau untuk menghentikan keributan. Namun, upaya mereka tidak digubris oleh suporter Persis Solo. Mereka bahkan berbuat nekat dengan mendorong pagar pembatas tribune timur hingga roboh di beberapa titik.

Aksi mendorong pagar hingga roboh itu juga terjadi babak kedua. Kali ini pagar di tribune timur sebelah selatan yang menjadi sasaran suporter Persis Solo. Terlepas siapa yang memicu keributan lebih dulu, suporter Persis Solo tampaknya tidak belajar dari pengalaman yang sudah-sudah.

Karena ulah suporter yang merobohkan pagar pembatas tribune timur, bukan tidak mungkin sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bakal turun kepada tim kebanggaan Wong Solo itu. Pada tahun lalu, Persis Solo mendapat sanksi denda dari Komdis PSSI karena ulah suporter yang merobohkan pagar pembatas tribune Stadion Krida Rembang. Pecinta sepak bola di Solo tentu tidak berharap sanksi disiplin itu kembali terulang.

"Saya meminta rekan-rekan anggota Pasoepati untuk mengkondisikan sesama anggota. Mendukung tim harus dilakukan dengan santun. Jangan mudah terprovokasi," papar Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo saat dihubungi Solopos.com, Senin malam.

Tokopedia